GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Peristiwa kebakaran hebat kembali melanda wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan pada Kamis (16/7/2026).
Amukan si jago merah tersebut menghanguskan satu unit rumah warga dan merusak bagian atap rumah lainnya di Dusun Pilangkidul, Desa/Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan.
Insiden kebakaran tersebut langsung memicu kepanikan warga sekitar yang melihat kepulan asap hitam membubung tinggi. Amukan api melalap habis bangunan rumah kayu milik Tugiyono (58) hingga rata dengan tanah.
BACA JUGA : BEJAT! Pemuda di Grobogan Tega Rudapaksa Nenek 90 Tahun Saat Rumah Sepi, Kepergok Keluarga yang Pulang Takziah
Sementara itu, rumah milik Ruminah (50) yang terletak tepat di sebelahnya juga ikut terdampak dan mengalami kerusakan cukup parah pada bagian atap kamar.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini karena kedua pemilik rumah sedang tidak berada di tempat saat api mulai berkobar.
Aparat kepolisian langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian sesaat setelah menerima laporan dari masyarakat setempat.
Kapolres Grobogan AKBP Endhie Pratama melalui Kapolsek Gubug AKP Anang Heriyanto memimpin langsung jalannya penanganan di tempat kejadian perkara (TKP).
Pihak kepolisian bahu-bahu bersama petugas pemadam kebakaran dan warga sekitar untuk menjinakkan amukan api agar tidak meluas.
BACA JUGA : Disperindag dan BPS Provinsi Jateng Lakukan Supervisi SE2026 di Kota Salatiga
“Begitu menerima laporan, personel Polsek Gubug langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan, membantu proses pemadaman api, serta melakukan olah tempat kejadian perkara,” ujar AKP Anang Heriyanto saat memberikan keterangan resmi.
Seorang warga setempat menjadi orang pertama yang menyadari kepulan asap tebal dan kobaran api dari arah samping rumah Tugiyono.
Spontan, tetangga korban langsung berteriak minta tolong dan membuat warga sekitar langsung datang mendatangi sumber suara.
Puluhan warga langsung berhamburan keluar rumah dan berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sembari menunggu armada pemadam kebakaran tiba.
Angin yang bertiup kencang sempat membuat warga kesulitan mengendalikan kobaran api yang dengan cepat merambat ke struktur bangunan kayu yang kering.
Petugas Pemadam Kebakaran Kecamatan Gubug bersama personel Polsek Gubug akhirnya tiba di lokasi beberapa saat kemudian dengan armada lengkap.
Petugas pemadam kebakaran langsung melakukan lokalisir area agar si jago merah tidak menjangkau deretan rumah warga lainnya.
Kerja keras petugas dan warga akhirnya membuahkan hasil setelah api berhasil mereka jinakkan sepenuhnya sebelum merembet lebih jauh.
Berdasarkan hasil pendataan, bangunan rumah kayu berukuran 5 x 12 meter milik Tugiyono kini sudah berubah menjadi abu dan arang.
BACA JUGA : Fakultas Teknik USM Tandatangani MoU dengan MAN 2 Kota Semarang
Sedangkan rumah Ruminah berhasil terselamatkan dari kehancuran total, meski atap kamarnya mengalami kerusakan yang cukup serius.
Taksiran sementara menunjukkan kerugian material akibat musibah kebakaran ini mencapai sekitar Rp70 juta.
Korsleting Listrik
Petugas kepolisian juga langsung melakukan penyelidikan mendalam guna mengetahui penyebab pasti dari peristiwa memilukan ini.
“Untuk penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik,” jelas AKP Anang Heriyanto mengungkapkan hasil penyelidikan awal di lapangan.
Polisi juga mengamankan beberapa barang bukti penting dari lokasi kejadian, termasuk potongan kabel listrik yang hangus terbakar.
Barang bukti potongan kabel tersebut kini berada di Mapolsek Gubug untuk mendukung proses penyelidikan lebih lanjut oleh tim penyidik.
AKP Anang Heriyanto mengimbau seluruh masyarakat agar selalu waspada dan memeriksa kelayakan instalasi listrik di rumah mereka masing-masing.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi instalasi listrik, tidak menggunakan sambungan kabel yang tidak sesuai standar, serta segera memperbaiki apabila ditemukan kerusakan. Langkah pencegahan sederhana dapat meminimalisir risiko terjadinya kebakaran,” pungkas AKP Anang Heriyanto.
TYA WIDYA













