GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Peringatan Hari Donor Darah Sedunia 2026 yang digelar PMI Grobogan di halaman Markas PMI Kabupaten Grobogan, Selasa (14/7/2026), berlangsung meriah.
Kegiatan bertema Setetes Darah untuk Kemanusiaan itu berhasil menghimpun 298 kantong darah dan melampaui target jumlah pendonor yang ditetapkan panitia.
Antusiasme masyarakat mewarnai pelaksanaan Hari Donor Darah Sedunia di PMI Grobogan, yang berlokasi di Jalan P Tendean, Kota Purwodadi.
BACA JUGA : Usai Kritik Pemainnya, Tuchel Ingin Respon Bagus saat Jumpa Argentina
Dari target 300 pendonor, panitia mencatat sebanyak 367 orang hadir mengikuti kegiatan, dengan 298 kantong darah berhasil dikumpulkan untuk memenuhi kebutuhan stok darah di Kabupaten Grobogan.
Ketua PMI Kabupaten Grobogan, Moh. Sumarsono, mengungkapkan tingginya partisipasi masyarakat menjadi bukti meningkatnya kesadaran warga terhadap pentingnya donor darah sukarela.
Ia menjelaskan panitia semula menargetkan sebanyak 300 pendonor dalam kegiatan donor darah massal tersebut.
“Dari jumlah tersebut, sebanyak 298 orang berhasil mendonorkan darahnya sehingga target yang kami tetapkan dapat terlampaui,” ujarnya.
Darah yang berhasil dihimpun berasal dari berbagai golongan darah yang dibutuhkan untuk memenuhi stok di Unit Donor Darah PMI Kabupaten Grobogan.
BACA JUGA : Pembangunan Dua Rumah Tidak Layak Huni oleh Taman Wisata Borobudur Diresmikan Hari Ini
Dari total 298 kantong darah tersebut, sebanyak 56 kantong merupakan golongan darah A. Kemudian terdapat 99 kantong darah bergolongan B yang berhasil dikumpulkan dari para pendonor.
Sementara itu, golongan darah O menjadi yang paling banyak diperoleh dengan total 111 kantong darah. Adapun golongan darah AB yang berhasil dihimpun mencapai 32 kantong darah.
Meski antusiasme masyarakat sangat tinggi, tidak seluruh peserta dapat mengikuti proses donor darah hingga selesai.
Panitia mencatat sebanyak 69 peserta belum dapat mendonorkan darahnya karena berbagai alasan medis maupun administrasi.
Rinciannya, sebanyak 12 orang mengalami tekanan darah tinggi, satu orang memiliki tekanan darah rendah, dua orang memiliki kadar hemoglobin (HB) tinggi.
Sembilan orang mengalami HB rendah, dua orang sedang mengonsumsi obat, sedangkan 43 peserta tidak melanjutkan proses donor dan pulang sebelum pelaksanaan donor.
Apresiasi
Sekretaris Daerah Kabupaten Grobogan, Anang Armunanto, turut hadir dalam kegiatan tersebut dan memberikan apresiasi atas tingginya kepedulian masyarakat terhadap aksi kemanusiaan melalui donor darah.
Menurutnya, donor darah merupakan bentuk nyata kepedulian sosial yang manfaatnya sangat besar bagi masyarakat yang membutuhkan transfusi darah.
“Donor darah ini penting. Sesuai tema yang diusung, setetes darah yang kita donorkan dapat membantu dan menyelamatkan mereka yang membutuhkan. Saya mengapresiasi semangat masyarakat Grobogan yang telah berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan ini,” katanya.
BACA JUGA : Magister Ilmu Kedokteran Gigi Unissula jadi Rujukan Pendirian S2 FKG Universitas Prof. Dr. Moestopo
Moh. Sumarsono menegaskan PMI terus mendorong masyarakat agar menjadikan donor darah sebagai kebiasaan yang dilakukan secara sukarela dan berkelanjutan.
Ia menyebut donor darah rutin tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima donor, tetapi juga berdampak positif terhadap kesehatan pendonor.
“Kami mengajak masyarakat untuk mendonorkan darahnya secara rutin setiap dua bulan sekali. Selain membantu sesama, donor darah juga baik untuk kesehatan tubuh. Dengan donor darah rutin, kita dapat menjaga kesehatan sekaligus berkontribusi bagi kemanusiaan,” jelasnya.
BACA JUGA : Talkshow “Grow Beyond Limits” Dorong Generasi Muda Siap Hadapi Transformasi Dunia Industri
Suasana kegiatan semakin semarak dengan banyaknya peserta yang memberikan apresiasi terhadap pelayanan yang diberikan panitia selama pelaksanaan donor darah.
Salah seorang peserta, Sofyan, mengaku puas mengikuti kegiatan donor darah yang diselenggarakan PMI Kabupaten Grobogan tersebut.
“Kegiatan Hari Donor Darah Sedunia sangat bermanfaat karena meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah serta membantu menjaga ketersediaan stok darah bagi pasien yang membutuhkan,” jelas Sofyan.
Dirinya mengungkapkan, pelayanan petugas ramah, tertib, dan profesional sehingga peserta merasa nyaman mengikuti kegiatan.
“Selain dapat menjaga kesehatan melalui donor darah, saya mengaku senang karena memperoleh souvenir dan menikmati sajian bakso gratis yang disediakan panitia,” ungkapnya.
Ia berharap pelayanan donor darah pada kegiatan berikutnya semakin baik dengan penambahan petugas pada bagian pendaftaran maupun pemeriksaan tekanan darah agar antrean peserta tidak terlalu panjang.
“Semoga pelayanan ke depan semakin baik, mudah diakses, dan memberikan pengalaman yang nyaman bagi seluruh peserta. Kritik dan saran mungkin lain waktu bisa menambah petugas di pendaftaran dan cek tensi biar antrian tidak panjang,” imbuhnya.
BACA JUGA : Jalan dan Jembatan Siti Sudar di Plumbon, dari Dana Pribadi Keluarga
Melalui peringatan Hari Donor Darah Sedunia, PMI Grobogan berharap keberhasilan menghimpun 298 kantong darah dapat menjadi motivasi bagi masyarakat.
Untuk semakin aktif menjadi pendonor darah sukarela secara rutin demi menjaga ketersediaan stok darah sepanjang tahun.
Keberhasilan Hari Donor Darah Sedunia di PMI Grobogan dengan capaian 298 kantong darah menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap aksi kemanusiaan.
PMI berharap semangat berbagi melalui donor darah terus tumbuh sehingga kebutuhan darah bagi pasien di Kabupaten Grobogan dapat terpenuhi setiap saat.
TYA WIDYA













