blank
Mas Agung (depan), didampingi Purwidyastanto (kedua dari kanan), Khusnul Yakin (kanan) dan Suyatno (kiri), saat memberikan keterangannya pada sejumlah awak media. Foto: riyan

SEMARANG (SUARABARU.ID)– Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Kompetisi Asosiasi Provinsi PSSI Jawa Tengah, Setyo Agung Nugroho mengatakan, pihaknya mengapresiasi banyaknya peserta Piala Soeratin Jateng 2026, yang mencapai 206 tim, atau meningkat bila dibandingkan musim sebelumnya.

Menurut dia, antusiasme pembinaan sepak bola usia muda di provinsi ini terus menunjukkan tren positif. Dan untuk menampung hal itu, pihaknya siap menggelar Piala Soeratin 2026 untuk wilayah Jateng.

Hal itu seperti yang disampaikan Mas Agung, sapaan akrabnya, kepada sejumlah awak media, usai acara pembukaan kegiatan Workshop dan Managers Meeting Piala Soeratin Jawa Tengah 2026, yang digelar Asprov PSSI Jateng, di Hotel Grasia, Semarang, Selasa (14/7/2026).

BACA JUGA: Kapolres Kudus Silaturahmi ke Kajari, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Selain dihadiri ratusan manajer dan perwakilan klub peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Jateng, hadir pula Plt Sekretaris Umum Asprov PSSI Jateng Purwidyastanto, Plt Direktur Teknik dan Pengembangan Khusnul Yakin, serta Plt Bendahara Asprov PSSI Jateng Suyatno.

Dalam keterangannya disampaikan, kategori U13 diikuti 79 tim, U15 (95), dan U17 (32). Jumlah itu menjadi salah satu yang terbesar dalam penyelenggaraan Piala Soeratin Jateng dalam beberapa tahun terakhir.

”Alhamdulillah, tahun ini peserta lebih banyak dibandingkan tahun lalu. Ini menunjukkan antusiasme klub, sekolah sepak bola, dan akademi sepak bola di Jateng sangat tinggi untuk berpartisipasi dalam pembinaan usia muda,” kata Mas Agung.

BACA JUGA: Usai Kritik Pemainnya, Tuchel Ingin Respon Bagus saat Jumpa Argentina

Disebutkan pula, peningkatan peserta terjadi, meskipun kondisi ekonomi belum sepenuhnya pulih. Namun semangat klub-klub untuk membina pemain muda tetap tinggi.

”Walaupun kondisi ekonomi saat ini tidak mudah, antusiasme mereka luar biasa. Piala Soeratin jadi momentum yang memang ditunggu-tunggu. Mereka masih sanggup berpartisipasi dan berkontribusi dalam pembinaan usia muda,” jelas dia.

Salah satu faktor yang mendorong bertambahnya peserta yakni, kebijakan Asprov PSSI Jateng yang menurunkan biaya pendaftaran. Langkah itu dilakukan, agar kompetisi lebih terjangkau bagi klub-klub di seluruh wilayah Jateng.

BACA JUGA: Pembangunan Dua Rumah Tidak Layak Huni oleh Taman Wisata Borobudur Diresmikan Hari Ini

Pada kesempatan yang sama, Purwidyastanto menegaskan, Piala Soeratin kali ini bukan sekadar ajang mencari juara, tetapi menjadi wadah pembinaan dan pengembangan talenta muda sepak bola Jateng.

”Kami ingin kompetisi ini benar-benar menjadi ruang bagi para pemain muda, untuk menunjukkan hasil latihan mereka selama ini. Kompetisi harus menjadi bagian dari proses pembinaan yang berkelanjutan,” sebut Purwidyastanto, saat membuka acara.

Diungkapkan juga, seluruh unsur di lingkungan Asprov PSSI Jateng dilibatkan dalam penyelenggaraan kompetisi ini. Mulai dari Departemen Kompetisi, Teknik dan Pengembangan, Pembinaan Usia Muda hingga Perwasitan.

Seperti jadwal yang telah dirilis, untuk venue ada di Pati (Stadion Gelora Sukarno Mojoagung Pati), Kabupaten Tegal (Stadion Tri Sanja), Kabupaten Banyumas (Stadion Gelora Satria Purwokerto), Kabupaten Temanggung (Stadion Bhumi Phala), Kota Solo (Lapangan Sriwaru) dan Kabupaten Karanganyar (Stadion Angkatan 45).

Riyan