blank
Kanwil Kemenkum Jateng ajak murid baru SMK Tlogosari Semarang sadar hukum sejak usia sekolah. Foto: Dok/Humas

SEMARANG (SUARABARU.ID) – Kanwil Kemenkum Jawa Tengah terus berupaya memberikan edukasi hukum bagi pelajar. Salah satunya melalui kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dilaksanakan di SMK Tlogosari Semarang, Senin (13/7/2026).

Hadir tim penyuluh hukum antara lain, R Danang Agung Nugroho, Toto Kuncoro, dan Clara Petra Prathita.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Masrur menyampaikan apresiasi kepada Kanwil Kementerian Hukum Jawa Tengah atas kesediaannya menjadi narasumber dalam kegiatan MPLS tahun ini.

Menurutnya, penyuluhan hukum menjadi bekal penting bagi peserta didik baru agar tidak hanya memahami aturan yang berlaku, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di dunia digital.

Kegiatan penyuluhan ini mengusung tema “Mewujudkan Ruang Aman Bagi Semua: Kenali, Cegah, dan Tindak” dengan berbagai materi yang pertama adalah memahami ketentuan UU ITE dalam kehidupan sehari-hari.

Peserta diberikan pemahaman tentang berbagai bentuk pelanggaran yang sering terjadi di media digital, seperti ujaran kebencian, penyebaran berita bohong (hoaks), termasuk didalamnya adalah bahaya kecanduan game online.

Materi yang disuluhkan tentang bullying sebagai salah satu bentuk kekerasan yang harus dicegah bersama. Para peserta didik diajak untuk menumbuhkan sikap saling menghormati, berani menolak tindakan perundungan, serta tidak ragu melaporkan apabila menemukan praktik bullying di lingkungan sekolah.

Selanjutnya, mengenai pencegahan kekerasan seksual di lingkungan sekolah. Dalam sesi ini, peserta didik diberikan pemahaman mengenai pengertian kekerasan seksual, berbagai bentuk perilaku yang termasuk pelecehan maupun kekerasan seksual, serta pentingnya menghormati batasan pribadi dan persetujuan dalam setiap interaksi.

Selama kegiatan berlangsung, peserta didik mengikuti penyuluhan dengan antusias. Interaksi yang terjalin antara narasumber dan peserta menjadikan suasana penyuluhan lebih hidup serta memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya kesadaran hukum sejak usia sekolah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta didik baru SMK Tlogosari Semarang dapat menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, serta memiliki kesadaran hukum yang tinggi.

“Kami berharap peserta didik mampu memanfaatkan teknologi secara bijaksana, menjauhi perilaku yang melanggar hukum, serta bersama-sama mewujudkan lingkungan sekolah yang aman, ramah, inklusif, dan bebas dari segala bentuk perundungan, ” ujar salah satu tim penyuluh hukum, Danang Agung Nugroho.

Ning S