blank
Duet Ketua PWI Surakarta Sri Hartanto didampingi Ketua Dewan Kehormatan Budi Santosa menerima Pataka PWI Surakarta usai terpilih, Sabtu (20/6/2026). Foto: Anind

SOLO (SUARABARU.ID) – Sudah diprediksi sebelumnya, Sri Hartanto, SIP dari Harian Suara Merdeka akhirnya terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Surakarta periode 2026-2030.

Melalui konferensi yang digelar di Monumen Pers Jalan Gajahmada Solo, Sabtu (20/6/2026),  juga secara aklamasi memilih Dr Budi Santoso sebagai Ketua Dewan Kehormatan (DK). Sri Hartanto tampil sebagai calon tunggal.

Hadir Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat Zulkifli Gani Ottoh dan Ketua Bidang Pembinaan Daerah PWI Pusat Mirza Zulhadi yang mengawal pelaksanaan konferensi. Konferensi dibuka Wakil Walikota Surakarta Astrid Widayani.

Saat konferensi, sebelumnya Anas Syahirul Alim Ketua PWI lama membacakan  laporan pertanggungjawaban (LPJ) dan diterima secara bulat oleh peserta / anggota PWI Surakarta.

Adapun Anas Syahirul Alim kini masuk dalam kepengurusan di PWI Pusat di  Komisi Pendidikan dan Pelatihan.

Sementara itu Sri Hartanto dalam visi dan misi, akan menjadikan PWI Surakarta sebagai rumah besar wartawan yang profesional, berintegritas, adaptif terhadap transformasi digital.

“PWI Surakarta harus menjadi garda terdepan dalam merawat marwah demokrasi dan budaya lokal,” terang Sri Hartanto, mantan Kepala Biro Suara Merdeka Solo yang kini menjabat Sebagai Kepala Kantor Wilayah Suara Merdeka di kota yang sama.

Sri Hartanto juga  akan meningkatkan kompetensi dan kesejahteraan melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW) secara berkala. “Juga pelatihan jurnalistik digital, serta memfasilitasi perlindungan hukum bagi anggota,” kata Tanto Gondez, begitu dia akrab disapa.

“Kita juga akan membangun sinergi dan kolaborasi dengan membangun kemitraan strategis dengan Pemerintah Daerah, akademisi, tokoh budaya, dan pelaku UMKM di Solo Raya untuk mendukung kemajuan informasi.”

Konferensi PWI Surakarta 2026 yang dibuka Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani itu berjalan lancar. Tim formatur yang dipimpin Sri Hartanto didampingi Dr Budi Santoso, Subakti A Sidik, Anas Syahirul Alim dan Bambang Sugeng  diberi waktu sebulan untuk menyusun kepengurusan PWI periode 2026-2030.

Anind