SALATIGA (SUARABARU.ID) – SD Kristen Satya Wacana menghadirkan ruang bagi siswa untuk berekspresi dan menunjukkan talenta mereka melalui Lab School’s EDUBLaST (Brilliant Lab School’s Talent) bertema Grateful Creation pada Selasa-Rabu (9-10/06/2026).
Gelak tawa, wajah ceria, dan antusiasme anak-anak mewarnai setiap rangkaian acara. EDUBLaST tidak hanya menampilkan bakat siswa, tetapi juga menumbuhkan keberanian, kerja sama, dan rasa syukur atas potensi yang dimiliki.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini dibuka pada Selasa (9/6/2026) dengan pawai budaya yang menampilkan keberagaman dan kreativitas siswa.
EDUBLaST menghadirkan panggung seni, pameran karya, bazar kuliner dan edukasi, serta berbagai penampilan mulai dari seperti tarian tradisional, modern dance, wushu, paduan suara, penampilan vokal dalam berbagai bahasa, pertunjukan band, kolintang, pameran seni lukis, pertandingan catur, serta beragam pertunjukan lainnya. Acara juga dimeriahkan dengan penghargaan bagi siswa berprestasi dan penampilan spesial grup musik The Daddies.
Kepala Sekolah SD Kristen Satya Wacana, Amrih Gunarto, S.Sn., M.Pd., menjelaskan, EDUBLaST dirancang sebagai wadah bagi siswa untuk mengembangkan potensi diri melalui kreativitas, ekspresi, dan kolaborasi.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan kesempatan kepada para siswa untuk berkreativitas, berekspresi, dan berkolaborasi. Nilai-nilai karakter seperti keberanian, kemandirian, dan kerja sama menjadi bagian penting yang terus kami tanamkan dalam proses pendidikan,” tuturnya.
Karakter dan Talenta
Wakil Rektor Bidang Keuangan, Infrastruktur, dan Perencanaan (KIP) UKSW, Priyo Hari Adi, Ph.D., menegaskan, sekolah perlu menjadi ruang yang menyenangkan bagi anak untuk belajar sekaligus mengembangkan potensi diri.
Menurutnya, kegiatan seperti EDUBLaST membantu siswa menjadi lebih percaya diri, berani menunjukkan kemampuan, serta mengembangkan talenta sejak dini sebagai bekal menghadapi masa depan.
“Sekolah tidak boleh hanya berfokus pada pelajaran akademik semata, tetapi juga perlu memberi perhatian pada bakat dan talenta yang dimiliki setiap anak,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Salatiga, Arif Suryadi yang menilai pendidikan tidak hanya berbicara tentang kecerdasan intelektual, tetapi juga pembentukan karakter, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi.













