GROBOGAN (SUARABARU.ID) – SMAN 1 Toroh berhasil menjadi juara pertama dalam ajang Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas yang diselenggarakan Dinas Perhubungan Grobogan.
Kompetisi tahunan tersebut menjadi bagian dari upaya menanamkan budaya tertib berlalu lintas sekaligus menekan angka kecelakaan di kalangan generasi muda.
Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas yang digelar Dinas Perhubungan Grobogan berlangsung di Aula Dinas Perhubungan Kabupaten Grobogan pada Rabu-Kamis (17-18/6/2026).
Kegiatan tersebut mempertemukan pelajar dari berbagai sekolah untuk berkompetisi sekaligus memperkuat pemahaman mengenai keselamatan di jalan raya.
BACA JUGA : Sigma Week, Fakultas Sains dan Matematika UKSW Hadirkan Inovasi Kemanusiaan pada Dies Natalis Ke-34
Pemerintah Kabupaten Grobogan melalui Dishub Grobogan terus mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki kepedulian tinggi terhadap keselamatan transportasi.
Melalui kegiatan ini, para pelajar tidak hanya berkompetisi meraih prestasi, tetapi juga dibekali kemampuan menjadi teladan di lingkungan masing-masing.
Ajang tersebut menjadi wadah strategis bagi pelajar untuk mengembangkan wawasan, keterampilan, serta sikap disiplin dalam berlalu lintas. Para peserta didorong memahami pentingnya keselamatan sebagai kebutuhan bersama.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti berbagai tahapan seleksi yang dirancang untuk mengukur kemampuan, pengetahuan, dan komitmen mereka terhadap keselamatan berlalu lintas.
Sinergi antarlembaga tampak kuat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Satlantas Polres Grobogan turut hadir memberikan edukasi serta pembekalan secara langsung kepada seluruh peserta.
Kehadiran jajaran Satlantas Polres Grobogan menjadi bukti komitmen kepolisian dalam membangun karakter pelajar yang sadar hukum dan patuh terhadap aturan lalu lintas sejak usia dini.
BACA JUGA : Sigma Week, Fakultas Sains dan Matematika UKSW Hadirkan Inovasi Kemanusiaan pada Dies Natalis Ke-34
Para peserta mendapatkan berbagai materi yang berkaitan dengan keselamatan berkendara, etika berlalu lintas, hingga peran pelajar sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, para pelajar diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dalam berkendara secara aman dan bertanggung jawab.
Mereka juga diharapkan dapat menjadi contoh positif bagi teman sebaya maupun lingkungan sekitar dalam menerapkan budaya tertib berlalu lintas.
Upaya tersebut dinilai penting mengingat angka kecelakaan lalu lintas yang masih melibatkan kelompok usia muda di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Grobogan.
Selain pembekalan teori, panitia juga menguji kemampuan peserta melalui sejumlah tahapan penilaian yang cukup komprehensif.
Materi yang diujikan meliputi bina jasmani atau binjas, keterampilan praktik lapangan, karya tulis, dedikasi, serta kreativitas peserta.
Setiap peserta dituntut menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam memahami konsep keselamatan lalu lintas sekaligus menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Penilaian juga menitikberatkan pada kemampuan peserta dalam menyampaikan gagasan dan inovasi yang dapat mendukung terciptanya budaya keselamatan berlalu lintas.
BACA JUGA : Lab School’s EDUBLaST 2026, Ruang Anak Bertumbuh dalam Kreativitas dan Sukacita
Kanit Kamsel Satlantas Polres Grobogan, IPDA Novi Ariani, berharap para peserta mampu menjadi penggerak perubahan di kalangan pelajar.
“Harapannya mereka bisa jadi influencer bagi rekan-rekannya, sehingga dapat menekan angka laka lantas di Kabupaten Grobogan,” ujarnya.
Menurutnya, peran pelajar sangat penting dalam membangun kesadaran kolektif mengenai keselamatan berkendara karena mereka memiliki pengaruh besar terhadap lingkungan pergaulannya.
Bukan Sekadar Juara
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Grobogan, Mundakkar, menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini bukan sekadar menentukan juara.
“Melalui ajang ini, tidak hanya mencari pemenang, tetapi yang terpenting adalah membentuk agen perubahan (pelopor) yang mampu menanamkan budaya disiplin, kesadaran hukum, dan etika berlalu lintas di tengah masyarakat, khususnya pelajar generasi muda,” katanya.
Ia menambahkan, para pelajar yang terpilih nantinya diharapkan mampu menjalankan peran sebagai pelopor keselamatan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
“Melalui agen dan pelopor perubahan para siswa bertugas memberikan suri tauladan berkendera kepada teman, saudara dan masyarakat. Sehingga tercipta kondisi transportasi yang berkeselamatan di wilayah Kabupaten Grobogan,” lanjut Mundakkar.
Setelah melalui seluruh rangkaian penilaian, dewan juri menetapkan para pemenang berdasarkan akumulasi nilai dari berbagai kategori yang diperlombakan.
BACA JUGA : Kecamatan Gajahmungkur Gelar MTQ, Pemanasan Menuju MTQ Nasional XXXI 2026
Hasilnya, SMAN 1 Toroh juara pertama dan berhasil menjadi yang terbaik dalam Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas tahun 2026. Posisi kedua diraih SMKN 2 Purwodadi, sedangkan juara ketiga diraih SMAN 1 Purwodadi.
Keberhasilan SMAN 1 Toroh juara pertama dalam Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas ini diharapkan mampu menginspirasi pelajar lain untuk semakin peduli terhadap keselamatan berkendara serta menjadi pelopor budaya tertib lalu lintas di Kabupaten Grobogan.
TYA WIDYA













