SUKOHARJO (SUARABARU.ID) – Sebagai Perguruan Tinggi yang memiliki akar akademik kuat dan terus berkembang, Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara), hadir memberikan jawaban atas impian masyarakat, dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan profesi.
Bagian Prokopim Pemkab Wonogiri, mengabarkan, Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, Kamis (7/6/26), menyampaikan hal itu saat memberikan pidato pada acara prosesi massa di Kampus Univet Bantara. Yakni prosesi Wisuda Pascasarjana Ke-27, Wisuda Sarjana Ke-57 dan Wisuda Diploma III Ke-10 Univet Bantara di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.
Kehadiran orang pertama Kabupaten Wonogiri dalam acara di Univet Bantara tersebut, merupakan bentuk dukungan dan motivasi Pemkab Wonogiri terhadap kemajuan dunia pendidikan tinggi di wilayah Soloraya. Bupati Setyo Sukarno, menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya atas kontribusi Univet Bantara, dalam meningkatkan derajat pendidikan masyarakat Wonogiri. Dari 430 yang diwisuda secara massal tersebut, sebagian diantaranya berasal dari Kabupaten Wonogiri.
Bupati Setyo Sukarno, menilai, keberadaan Univet Bantara Sukoharjo, telah memberikan manfaat besar bagi masyarakat Wonogiri. Dengan berbagai fakultas, jurusan dan program studi yang dimiliki, Univet Bantara dinilai mampu menjawab harapan masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan profesi demi masa depan yang lebih baik.
Selain itu, Wonogiri juga kerap menjadi lokasi kegiatan akademik mahasiswa Univet Bantara, seperti Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan berbagai kegiatan lainnya. Menurut Bupati Setyo Sukarno, hal tersebut memberi kontribusi positif bagi daerah, sekaligus menjadi sarana edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pendidikan tinggi.
Menurut Bupati Setyo Sukarno, semakin banyak masyarakat Wonogiri yang menyelesaikan studi di perguruan tinggi, maka akan semakin meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). ”Hal ini menjadi indikator tingkat pendidikan dan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Puntadewa
Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, berharap, Univet Bantara Sukoharjo terus menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Wonogiri, dalam mencerdaskan generasi bangsa. Juga dalam upaya untuk terus mengembangkan program studi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan zaman. “Harapan kami, Univet Bantara senantiasa menjadi mitra terbaik Pemerintah Kabupaten Wonogiri, dalam mencerdaskan anak-anak bangsa dan terus mengembangkan potensi masyarakat menuju masa depan yang gemilang,” tandasnya.
Upacara wisuda massal digelar dalam sidang senat terbuka di Kampus Univet Bantara Sukoharjo. Pada kesempatan itu, Rektor Univet Bantara Prof Prof Dr Farida Nugrahani MHum, berkenan menghadiahkan tokoh wayang Puntadewa sebagai cenderamata kepada Bupati Wonogiri Setyo Sukarno.
Puntadewa, sulung dari Pandawa Lima ini, disebutkan sebagai simbol pemimpin sejati. Dalam pewayangan Mahabarata, Puntadewa adalah putra pertama Raja Astina, Pandu Dewanata dengan Dewi Kunti. Dia adalah cucu Prabu Basukuni dengan Dewi Dayita dari Negara Mandura.
Puntadewa memiliki dua adik seibu, yakni Bima (Werkudara) dan Arjuna, serta mempunyai dua adik kembar lain ibu yang lahir dari Dewi Madrim (putri Prabu Mandrawati dari Negara Mandaraka), yaitu Nakula (Pinten) dan Sadewa (Tanen).
Disebutkan, Puntadewa dikenal sebagai titisan Batara Darma. Yakni tokoh yang memiliki watak sabar, hati ikhlas, percaya atas kekuatan Tuhan. Tekun dalam laku spiritual, tahu membalas budi, selalu bertindak adil dan jujur. Setelah Pandawa berhasil membangun Negara Amarta di Hutan Mertani, Puntadewa dinobatkan sebagai Raja dengan bergelar Prabu Darmakusuma. Juga disebut sebagai Yudhistira, karena di dalam tubuhnya manunggal dengan arwah Prabu Yudhistira (Raja Jin Hutan Mertani).(Bambang Pur)













