blank
Suasana uji seleksi Pramuka Penegak di Kwarran Grobogan. Foto: Tya Widya/dok Kwarcab Grobogan.

GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Kegiatan Pramuka Garuda di Kwartir Ranting Grobogan kembali digelar untuk mencetak generasi unggul yang siap memimpin di masa depan.

Kegiatan Pramuka Garuda di Kwartir Ranting Grobogan menjadi bagian strategi Kwartir Cabang dalam menyiapkan kader kepemimpinan sejak usia dini.

Program Pramuka Garuda di Kwartir Ranting Grobogan difokuskan pada pembentukan karakter kuat, disiplin tinggi, dan kemampuan adaptasi di era digital.

BACA JUGA : Adeging Mangkunegaran Ke-269, Pemkab Blora Promosikan Sate Ayam, Kerajinan Khas Daerah dan Barongan

Sekretaris Kwartir Cabang Grobogan, Kak Suyitno, menegaskan pentingnya peran Pramuka dalam mencetak pemimpin berkualitas melalui proses berjenjang.

Kegiatan uji tersebut berlangsung di Sanggar Bakti Kwartir Ranting Grobogan dengan diikuti ratusan peserta, Minggu 3 Mei 2026.

Peserta berasal dari berbagai wilayah seperti Grobogan, Brati, Klambu, dan Pulokulon yang mengikuti proses seleksi ketat dan terukur.

Jumlah peserta meliputi 31 Pramuka Siaga, 40 Pramuka Penggalang, serta 12 Pramuka Penegak yang mengikuti tahapan uji sesuai ketentuan.

Kak Suyitno menyampaikan bahwa menjadi Pramuka Garuda membutuhkan proses panjang yang tidak bisa ditempuh secara instan.

Peserta harus menyelesaikan Syarat Kecakapan Umum dan Syarat Kecakapan Khusus dengan bimbingan pembina di gugus depan masing-masing.

BACA JUGA : Wali Kota Semarang Lepas Ribuan Peserta Mlaku Bareng 479

Selain itu, peserta wajib memenuhi ketentuan tambahan sesuai Keputusan Kwartir Nasional Nomor 038 Tahun 2017 tentang Pramuka Garuda.

“Peserta diuji terkait tingkah lakunya, kepribadian, karakter dan juga ketrampilan yang dimiliki,” ujar Kak Suyitno dalam keterangannya.

Ia menambahkan bahwa metode pengujian dilakukan melalui praktik langsung dan wawancara oleh tim penguji yang berpengalaman.

Kemampuan digital juga menjadi aspek penting dalam penilaian agar peserta mampu menghadapi tantangan kepemimpinan modern.

“Peserta uji garuda juga harus mampu memiliki kemampuan terkait dunia digital,” lanjut Kak Suyitno menegaskan.

Ketua Kwartir Ranting Grobogan, Kak Sriyono, membuka kegiatan dengan menekankan nilai penting dari Uji Pramuka Garuda.

Kak Sriyono menyebutkan bahwa uji ini bukan sekadar evaluasi, tetapi momentum pembuktian diri sebagai Pramuka teladan.

Menurutnya, Pramuka Garuda menjadi simbol karakter kuat, kecakapan, serta integritas dalam kehidupan sehari-hari.

Kak Sriyono juga mengingatkan peserta untuk terus belajar dan mengamalkan nilai Satya dan Darma Pramuka setelah pelantikan.

BACA JUGA : Peserta SNC Tetap Tampil Hingga Tuntas Meski Disiram Hujan Deras

Peserta diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

Kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat mental, kemandirian, dan jiwa kepemimpinan peserta secara menyeluruh.

Panitia menyiapkan rangkaian uji yang mengintegrasikan aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap dalam satu sistem penilaian.

Dukungan penuh dari Kwartir Cabang Grobogan menunjukkan komitmen serius dalam mencetak generasi pemimpin masa depan.

BACA JUGA : Dansatgas Dindin Sebut Kebahagiaan Anak-Anak Jadi Bagian Keberhasilan TMMD

Melalui kegiatan ini, Pramuka Garuda diharapkan mampu menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks dan dinamis.

Kwartir Ranting Grobogan menargetkan lahirnya kader unggul yang siap berkontribusi dalam pembangunan daerah dan nasional.

Program Pramuka Garuda di Kwartir Ranting Grobogan menjadi bukti nyata investasi karakter bagi generasi muda yang berkelanjutan.

TYA WIDYA