blank
Suasana gedung Pasar Johar Selatan yang dibuat dengan empat lantai, belum lama ini. (Foto: Diaz A Abidin)

SEMARANG (SUARABARU.ID) – Rencana ini datang dari Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Semarang. Konsepnya untuk meramaikan fungsi Pasar Johar yang heritagenya telah direvitalisasi pasca kebakaran.

Salah satunya ada bagian pasar yang legendaris, dikenal dengan PM atau Pasar Maling. Meski terdengar negatif, tapi ada sejarah yang membekas di benak tentang PM bagi masyarakat Kota Semarang khususnya.

Kepala Bidang Penataan Disdag Kota Semarang, Bagas Yuwono A N, mengatakan, sedang berencana mengembalikan PM dengan rebranding nama menjadi New PM.

New PM akan ditempatkan di Pasar Johar Selatan yang memiliki empat lantai. Di mana saat ini belumlah berfungsi maksimal.

“New PM, sebenarnya kami lebih mengutamakan pedagang yang dulunya sudah berjualan di Pasar Johar. Yang dulu kita masukkan lagi,” katanya, Rabu 29 April 2026.

Dia bilang, antusiasme pedagang cukup baik. Tercatat setidaknya ada 650 pedagang yang telah mendaftar.

“New PM itu nanti akan ada 650 pedagang masuk dengan beberapa segmen. Ada pedagang jasa, konveksi, sepatu, sandal dan macam-macam,” ucap dia.

Dari pendaftaran itu, kata Bagas, Disdag melakukan verifikasi. Setelah itu kemudian dilakukan penataan dengan penyesuaian-penyesuaian.

Secara target, Bagas mengatakan, New PM akan mulai aktif pada pekan kedua bulan Mei 2026.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Aniceto Magno Da Silva, mengatakan, Pemerintah Kota Semarang sedang mengupayakan pemaksimalan aset.

Salah satunya dengan upaya meramaikan kembali pasar-pasar tradisional yang ada. Dengan demikian diharapkan aset-aset kios yang ada dapat berfungsi lebih maksimal agar mampu menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD). (*)

Diaz A Abidin