WONOSOBO (SUARABARU.ID)-Seminar literasi digital yang digelar eksponen Gerakan Mantap Pilih Prabowo (GMPP) di Wonosobo berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Koordinator Nasional GMPP, Mantep Abdul Ghoni dan digelar di Auditorium Unsiq Kampus II, Sabtu (25/4/2026) tersebut, dihadiri lebih dari 2.200 peserta dari berbagai kalangan.
Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Literasi digital perlu terus digaungkan di masyarakat agar lebih bijak dalam memanfaatkan media sosial.
Dia menilai seminar dengan jumlah peserta besar di tingkat kabupaten merupakan momentum penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap literasi digital.
“Ini menjadi salah satu kegiatan yang sangat luar biasa. Materi yang diangkat sangat relevan dengan kondisi saat ini, di mana masyarakat dituntut untuk bertransformasi dalam penggunaan media sosial dan teknologi digital,” ujarnya.
Afif menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menerima dan menyebarkan informasi. Tidak setiap informasi yang tersaji di media sosial itu bisa dipertanggungjawabkan. Maka perlu pilih dan pilah sebelum mengeshare informasi yang ada di medsos.
Afif mengingatkan masyarakat agar tidak langsung membagikan informasi tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu, mengingat maraknya penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan informasi yang menyesatkan.
“Sering kali masyarakat menerima pesan dan langsung menyebarkannya tanpa disaring. Padahal informasi tersebut belum tentu benar dan bisa merugikan banyak pihak,” tegasnya.
Edukasi Digital
Lebih lanjut, politisi PDI Perjuangan itu berharap edukasi literasi digital dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk generasi muda mulai dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi, agar mampu menghadirkan informasi yang menyejukkan dan membangun optimisme.
Sementara itu, Koordinator Nasional GMPP Mantep Abdul Ghoni mengungkapkan bahwa kegiatan ini awalnya ditargetkan diikuti sekitar 1.000 peserta. Namun, jumlah kehadiran melampaui ekspektasi.
“Antusiasme masyarakat Wonosobo sangat luar biasa. Peserta yang hadir berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari mahasiswa, ojek online, santri, hingga pelajar,” jelasnya.
Dia menambahkan, kegiatan ini juga melibatkan berbagai komunitas dan grup WhatsApp lokal sebagai upaya memperkuat ekosistem informasi yang sehat di masyarakat.
Menurutnya, seminar ini bertujuan untuk membantu pemerintah dalam menyebarluaskan informasi positif dan menyeimbangkan arus informasi yang selama ini cenderung didominasi oleh konten negatif.
“Kita bukan anti kritik, namun perlu keseimbangan. Informasi positif tentang pembangunan juga harus disampaikan agar masyarakat mendapatkan gambaran yang utuh,” katanya.
Kegiatan ini turut menghadirkan narasumber nasional, salah satunya jurnalis senior Hersubeno Arief, yang memberikan pemaparan terkait komunikasi publik dan pentingnya literasi media di era digital.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin cerdas, kritis, dan bijak dalam menggunakan media sosial serta mampu memanfaatkan teknologi digital untuk hal-hal yang produktif demi kemajuan daerah dan bangsa.
Muharno Zarka













