WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Tidak semua mahir menembak dalam posisi saat berdiri sebagai pembonceng sepeda motor. Kiranya hanya personel yang terlatih saja yang memiliki kemampuan. Terkait ini, Polres Wonogiri menggelar latihan Sispamkota, yang salah satu materinya kemahiran menembak saat berdiri sebagai pembonceng sepeda motor.
Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo melalui Kasi Humas Polres AKP Anom Prabowo, menyatakan, pelatihan Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kesiapan satuan. Utamanya dalam menghadapi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang berimplikasi kontijensi.
Kegiatan pelatihan dilaksanakan dengan melibatkan unsur TNI, Pemerintah Daerah (Pemda), serta instansi terkait lainnya. Yakni dari Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol-PP, Pemadam Kebakaran (Damkar), dan Dinas Kesehatan (Dinkes). Tujuan pelatihan, untuk menyamakan pola pikir dan pola tindak seluruh personel, dalam menghadapi berbagai situasi gangguan Kamtibmas.
Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo dalam sambutannya menyatakan, latihan Sispamkota merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kemampuan dan keterampilan personel di lapangan. Khususnya dalam menghadapi konflik sosial maupun situasi darurat lainnya. Latihan ini, tidak hanya untuk meningkatkan kesiapan personel, tetapi juga sebagai sarana menginventarisir kebutuhan sarana dan prasarana pendukung, agar pelaksanaan tugas di lapangan dapat berjalan secara efektif dan optimal.
Lebih lanjut, Kapolres, menegaskan, pelatihan ini merupakan simulasi penanganan situasi kontijensi mulai dari kondisi hijau, kuning hingga merah. Termasuk skenario penanganan massa anarkis sesuai dengan peraturan perundang-undangan, protap, dan SOP yang berlaku.
Terukur
Dalam simulasi pelatihan, personel dilatih untuk menerapkan penggunaan kekuatan secara tepat dan terukur, sesuai dengan Perkap Nomor: 1 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan dalam Tindakan Kepolisian.
Melalui latihan ini, tandas Kapolres, diharapkan seluruh komponen pengamanan dapat lebih siap siaga, mampu melakukan deteksi dini serta memetakan potensi gangguan keamanan yang mungkin terjadi di wilayah Kabupaten Wonogiri.
Kasi Humas Polres AKP Anom Prabowo, menyatakan, kegiatan ini juga menjadi momentum sinergitas antarinstansi, dalam upaya menjaga stabilitas keamanan wilayah. ”Sehingga tercipta situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif bagi masyarakat,” jelasnya.
Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat, dan berharap latihan ini dapat memberikan manfaat nyata dalam pelaksanaan tugas ke depan. Polres Wonogiri mengimbau kepada seluruh masyarakat, untuk tetap menjaga ketertiban, tidak mudah terprovokasi. Juga segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing.(Bambang Pur)













