blank
BNNP Jawa Tengah perkuat peran remaja melalui pelatihan pendidik Sebaya Anti-Narkotika. Foto: Dok/Humas

Kehadiran program ini memberikan ruang bagi siswa untuk belajar secara aktif, berdiskusi, serta mengasah kemampuan komunikasi dan kepemimpinan mereka. Ini adalah pengalaman yang sangat berharga, karena mereka tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga dilatih untuk menjadi penyampai pesan yang positif di lingkungan sebayanya.

“Kami berharap para peserta yang telah mengikuti pelatihan ini dapat menjadi pionir di sekolah, mampu menginspirasi teman-temannya, serta menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan bersih dari narkoba. Ke depan, kami juga berharap sinergi antara sekolah dan BNN dapat terus berlanjut secara berkesinambungan,” ungkapnya.

Zahira Eka Puspitasari, peserta dari SMA Negeri 3 Semarang, menyampaikan, pelatihan ini meningkatkan kepercayaan dirinya serta memberikan perspektif baru.

“Selama mengikuti pelatihan ini, saya merasa mendapatkan banyak ilmu dan pengalaman baru yang sebelumnya belum pernah saya dapatkan. Tidak hanya tentang bahaya narkoba, tetapi juga bagaimana cara berkomunikasi dengan teman sebaya, bagaimana menyampaikan pesan dengan baik, serta bagaimana menjadi pribadi yang lebih percaya diri,” ucapnya.

Melalui kegiatan ini, BNNP Jawa Tengah menegaskan komitmennya dalam mendukung terwujudnya generasi muda yang sehat secara fisik dan mental, tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.

Upaya ini tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui pendekatan edukatif, partisipatif, dan berkelanjutan.

Ning S