JEPARA (SUARABARU.ID) – Sebanyak 23 siswa Sekolah Dasar Negeri dari Satkordik Kembang telah mengikuti Kelas Pelajar Mengukir di Galeri Jepara Wood Carving di Pantai Kartini Jepara, Rabu 15 April 2026. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Yayasan Pelestari Ukir Jepara ini dimaksudkan untuk mengenalkan seni ukir dikalangan pelajar di Jepara.
Dalam pelatihan yang berlangsung selama 7 jam ini dibimbing oleh 3 orang instruktur yaitu Sutrisna S.Pd, Rumini dan Maryati. Sutrisna adalah pensiunan guru ukir SMPN 6 Jepara. Sedang Rumini dan Maryati adalah pengurus Paguyuban Pengukir Perempuan R.A. Kartini dan juara ukir kategori perempuan tahun 2024.
Sekolah yang terlibat antara lain: SD Negeri Balong 1, SD Negeri 1 Dermolo, SD Negeri 2 Balong, SD Negeri 2 Kancilan, SD Negeri 2 Pendem, SD Negeri 3 Balong, SD Negeri 3 Dermolo, SD Negeri 4 Balong, SD Negeri 4 Bucu, SD Negeri 5 Cepogo, SD Negeri 5 Kancilan, dan SD Negeri 5 Tubanan.

PLT Satkordik Kembang Eny Widarti, S. Kom, M. M., saat mengunjungi secara langsung Kelas Pelajar Mengukir memberikan apresiasi serta mendukung pelaksanaan pelatihan ukir yang diadakan dalam rangka pelestarian seni ukir Jepara yang merupakan budaya khas Jepara.
Saat membuka pelatihan ini Hadi Priyanto memberikan pujian terhadap para Kepala Sekolah SD Negeri yang ada di Satkordik Kembang. “Ini bentuk komitmen untuk melestarikan seni ukir yang merupakan salah satu program prioritas Jepara Bupati Jepara yang terangkum dalam visi Jepara Mulus,” ujar Hadi Priyanto.
Harapan kami, semakin banyak sekolah yang mengirimkan siswanya untuk mengikuti Pelatihan Pelajar Mengukir. “Ini salah satu cara untuk menanamkan minat dan kecintaan siswa pada seni ukir yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia,” ungkapnya.
Septiana W













