blank
Fashion show dalam Halalbihalal & Creative Synergies: A Celebration of Fashion, Culture & Connection yang berlangsung di Rumah Merah Heritage Lasem. Foto: Dok/Istimewa

Rudy Hartono mengungkapkan, gagasan menghadirkan fashion show di lokasi tersebut sebenarnya telah muncul sejak tiga tahun lalu, saat dirinya bertemu dengan sejumlah desainer di Semarang. “Akhirnya bisa terlaksana hari ini,” ujarnya.

Ia berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut setiap tahun. Rumah Merah Heritage Lasem, menurutnya, terbuka bagi berbagai kegiatan kreatif. Tempat ini dikembangkan sebagai one stop destination yang dapat mengakomodasi beragam aktivitas, mulai dari meeting, fashion show, hingga kegiatan budaya, dengan fasilitas yang mencakup area makan, penginapan, museum, hingga galeri batik Oemah Batik Lasem.

Sementara pada hari kedua, Minggu (5/4), dilaksanakan flashmob Batik Joanna Tjoa, sebuah wastra batik yang pertama kali diproduksi pada tahun 1930. Flashmob ini melibatkan peserta dari IFC Semarang Community, Rembang Fashion Community, serta seluruh karyawan Rumah Merah Heritage Lasem.

Kegiatan dilanjutkan dengan tour de Lasem, dengan mengajak peserta menyusuri jejak sejarah dan budaya kota tersebut.

Ning S