blank
GM PT Enle Indonesia Tech, Eric Feng (tengah), diterima Adiprana Yogatama (kanan) dan Khoirudin (dosen FTIK USM). Foto: dok/usm

SEMARANG (SUARABARU.ID)– Pusat Bahasa dan Budaya Universitas Semarang (USM LCC), belum lama ini menjajaki kerja sama dengan PT Enle Indonesia Tech. General Manajer (GM) PT Enle Indonesia Tech, Eric Feng, hadir di USM LCC, yang ada di Gedung Ir Widjatmoko. Rombongan itu diterima Adiprana Yogatama.

Menurut Yoga, kerja sama yang dapat dijalin antara lain, pelatihan Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) bagi staf PT Enle dan pekerja dari Cina, penyelenggaraan kelas Bahasa Mandarin untuk internal USM maupun masyarakat umum.

Selain itu, kerja sama di bidang penerjemahan dokumen, pelatihan ekspor-impor, serta persiapan penyelenggaraan pendidikan ke luar negeri.

BACA JUGA: Dewan Mahasiswa Universitas Semarang Gelar Rakor I

PT Enle Indonesia Tech sendiri merupakan perusahaan yang bergerak di bidang teknologi dan penyediaan layanan tenaga kerja (outsourcing). Khususnya untuk posisi administratif dan profesional. Bidang usahanya berupa layanan teknologi dan manajemen sumber daya manusia.

Perusahaan ini juga sering membuka lowongan kerja untuk berbagai posisi, seperti Finance, Taxes, Business Development, hingga Customer Service.

Sementara itu, Direktur USM LCC, Adi Ekopriyono mengatakan, kerja sama dengan berbagai pihak, merupakan langkah yang harus ditempuh.

BACA JUGA: Universitas Semarang Turunkan 13 Atlet di Law Undip Taekwondo Championship 2026

”Sekarang era kolaborasi, bukan sekadar kompetisi. Pada era digitalisasi dan dibangunnya Kawasan Industri Kendal (KIK) serta Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), kerja sama dengan PT Enle Indonesia Tech itu penting, terkait dengan pengembangan bahasa Mandarin,” imbuhnya.

Disampaikan juga, KIK dan KITB lebih membuka peluang investor, dan para pekerja asing, termasuk dari Cina. Itu sebabnya, BIPA menjadi kebutuhan bagi mereka. ”Di sisi lain, penguasaan Bahasa Mandarin lebih dibutuhkan bagi para pemangku kepentingan,” ujarnya.

Adi menambahkan, LCC akan menyelenggarakan tes TOEFL ITP lagi, pada Rabu (29/4/2026), sebagai tindak lanjut kerja sama dengan Indonesian International Education Foundation (IIEF).

BACA JUGA: Sembilan Pemain PS USM Perkuat Tim Porprov Kota Semarang

TOEFL ITP (Institutional Testing Program), merupakan tes kecakapan Bahasa Inggris akademik, yang digunakan sebagai syarat kelulusan studi, seleksi beasiswa dalam negeri (seperti LPDP), syarat melamar pekerjaan di BUMN/instansi pemerintah, serta keperluan penempatan kelas bahasa di berbagai lembaga.

”LCC meningkatkan sinergitas, baik internal maupun eksternal, memberi kontribusi nyata bagi kemajuan USM yang sudah Unggul dan makin jaya,” tambahnya.

Riyan