
“Mari kita berusaha lebih dulu berinisiatif dalam melayani, maka merawat cinta dan saling peduli akan terwujud. Yesus pun membasuh kaki Yudas yang diketahui akan mengkhianatinya,” ujarnya mengakhiri khotbah.
Basuh Kaki
Selanjutnya, usai khotbah kemudian dilangsungkan membasuh kaki. Diawali dengan Pendeta Sediyoko membasuh kaki majelis yang menjadi pangrukti. Kemudian bergantian, pangrukti membasuh kaki pendeta.
Seterusnya majelis saling membasuh kaki, kemudian diteruskan dengan majelis membasuh kaki para jemaat. Kepada jemaat yang berkenan, juga diberi kesempatan untuk membasuh kaki jemaat lainnya.
Acara basuh kaki usai, dan ibadah dilanjutnya hingga semuanya selesai, kemudian pendeta turun dari mimbar bersama pangrukti dan menyalami semua jemaat yang hadir.
Sementara hujan sudah mereda, jemaat pulang dengan membawa pesan untuk merawat cinta, saling dan peduli.
R. Widiyartono













