blank
Masyarakat saat hendak kembali ke perantauan dengan menggunakan fasilitas KRI Banda Aceh -593 di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Rabu 25 Maret 2026. (Dok)

SEMARANG (SUARABARU.ID) – Kapal Perang Republik (KRI) Banda Aceh -593 TNI AL melanjutkan tugasnya memfasilitasi para pemudik yang hendak kembali ke tanah rantau usai Hari Raya Idul Fitri 1447 H atau Lebaran 2026.

Setidaknya ada 811 warga asal Kota Semarang dan berbagai di Jawa Tengah, berlayar naik KRI Banda Aceh, dari Pelabuhan Tanjung Emas menuju Ibu Kota Jakarta, Rabu, 25 Maret 2025.

Sebagian masyarakat di antaranya membawa sepeda motor. Ini untuk mengurangi risiko kecelakaan akibat kelelahan dan berbagai faktor lain di jalan raya.

Prajurit TNI Angkatan Laut (AL) bertugas melayani para masyarakat. Mulai registrasi, hingga memandu penumpang masuk ke dalam KRI Banda Aceh dari Dermaga Samudera 2 Pelabuhan Tanjung Emas Semrang itu.

Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Semarang, Kolonel Marinir Sabprowanto, mengatakan, KRI Banda Aceh sebelumnya berangkat dari Surabaya, kemudian sandar ke Pelabuhan Tanjung Emas untuk mengangkut pemudik dari Semarang dan sekitarnya.

“Total penumpang yang diangkut KRI Banda Aceh sebanyak 1.192 orang dan 385 sepeda motor dari Semarang dan Surabaya,” katanya.

Dia mengatakan, program ini merupakan bentuk dukungan TNI AL untuk membantu masyarakat yang akan merayakan Idul Fitri dengan mudik dan balik secara aman dan nyaman.

Dijadwalkan, KRI Banda Aceh akan tiba di Kolinlamil Jakarta pada Kamis, 26 Maret 2025 pagi.

“Perjalanan akan menempuh waktu satu malam,” katanya.

Lebih lanjut, Sabprowanto, mengatakan, selama di perjalanan, masyarakat mendapatkan fasilitas makan gratis tiga kali sehari. Selain itu tempat tidur dan beristirahat nyaman dengan AC (penyejuk udara), dan hiburan.

“Ini demi memberikan kenyamanan maksimal kepada masyarakat selama pelayaran,” katanya.

Peminat Meningkat

Dikatakan, dari tahun ke tahun minat masyarakat pemudik naik KRI terus meningkat. Alasannya, meringankan beban, aman dan nyaman, juga bisa menekan biaya pulang ke kampung halaman hingga kembali ke Jakarta, karena naik kapal gratis.

Purwanto, salah seorang warga yang naik KRI Banda Aceh – 593 ke Jakarta mengatakan, sangat terbantu oleh uluran tangan dari TNI AL ini.

“Selain tidak lelah nail sepeda motor, bisa lebih irit dan aman serta nyaman. Sepeda motor boleh ikut dibawa naik ke kapal. Terimaksih,” katanya. (*)

Diaz A Abidin