blank
Puncak kehangatan makin terasa saat para siswa turun ke jalan dalam aksi berbagi takjil. Dengan senyum tulus, tangan-tangan mungil mereka menyapa Masyarakat sekitar dan pengguna jalan, menebarkan benih-benih empati dan semangat berbagi yang nyata.. Tim Literasi GEMAS ESADORA_

JEPARA (SUARABARU.ID) – Di bawah naungan langit Ramadan 1447 H yang penuh berkah, suasana di SD Negeri 1 Sukodono Tahunan Jepara tampak lebih religius, penuh kehangatan dan kesederhanaan. Saat itu siswa dan guru  mengikuti  agenda penuh makna yang diikuti oleh 244 siswa mulai kelas 1 sampai kelas 6, bertajuk “Gala Ramadan Penyejuk Jiwa”

blank

Serangkaian kegiatan ini dirancang secara utuh, mulai dari penguatan spiritual hingga aksi sosial nyata, yang bertujuan mempertebal keimanan sekaligus mempererat tali silahturahim antarwarga sekolah.

Rangkaian kegiatan dimulai sholat dhuha berjamaah, yang kemudian dilanjutkan dengan materi pesantren kilat. Program ini tidak hanya sekedar teori, tetapi fokus pada pembentukan karakter dan pendalaman ibadah praktis agar siswa memiliki pondasi moral yang kokoh sejak dini.

blank

Gema lantunan ayat suci Al-Quran turut mewarnai setiap sudut kelas dalam sesi khotmil Quran, menciptakan atmosfer yang menenangkan.. Foto: Tim Literasi GEMAS ESADORA

Gema lantunan ayat suci Al-Quran turut mewarnai setiap sudut kelas dalam sesi khotmil Quran, menciptakan atmosfer yang menenangkan. Lantunan ini menjadi jembatan spiritual yang menghubungkan hati para siswa dengan keagungan firman-Nya. Suasana syahdu ini menjadi bukti nyata bahwa sekolah bukan sekedar tempat mengejar angka, melainkan taman tempat menyemai ketenangan batin.

Setiap ayat yang terucap adalah doa yang melangit, membasuh lelahnya raga di tengah dahaga puasa, dan menggantinya dengan kesejukan jiwa yang tak ternilai harganya_sebuah momen di mana ilmu dunia bersujud khusyuk di hadapan hikmah ukhrowi.

blank
Kepala Sekolah SDN 1 Sukodono bersama guru dan komite. Foto: Tim Literasi

Puncak kehangatan makin terasa saat para siswa turun ke jalan dalam aksi berbagi takjil. Dengan senyum tulus, tangan-tangan mungil mereka menyapa Masyarakat sekitar dan pengguna jalan, menebarkan benih-benih empati dan semangat berbagi yang nyata.

blank

Rangkaian kegiatan dimulai sholat dhuha berjamaah, yang kemudian dilanjutkan dengan materi pesantren kilat..Foto: Tim Literasi GEMAS ESADORA

Aksi ini bukan sekedar rutinitas membagikan paket makanan, melainkan sebuah Laboratorium Karakter di mana para siswa belajar mengetuk pintu langit melalui keikhlasan hati. Debu jalanan dan dahaga di penghujung hari seolah tak menyurutkan Langkah mereka. Justru tawa ceria para siswa menjadi melodi pengiring yang memperindah suasana sore di Sukodono.

Senyum hangat dari para pengendara dan sapaan ramah warga sekitar menjadi upah yang tak ternilai bagi para siswa, seolah menghapus seluruh lelah setelah seharian berpuasa. Di sinilah mereka belajar satu hal berharga: bahwa kebahagiaan muncul saat kita mampu menjadi alasan orang lain tersenyum.

blank
Kepala Sekolah dan para guru SDN 1 Sukodono. Foto: Tim Literasi

Kepala SDN 1 Sukodono, Eli Nuryanti, S.Pd.SD., M.Pd., mengungkapkan rasa bangganya atas antusias anak didiknya.  Gala Ramadan ini bukan sekedar rutinitas tahunan, melainkan wadah bagi anak-anak untuk merasakan indahnya beragama melalui tindakan nyata.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki hati peka dan ringan tangan membantu sesama, berakhlakul karimah yang mampu diimplementasikan dalam kehidupan masyarakat, “ ujarnya dengan penuh optimisme.  Pendidikan karakter berbasis religi adalah investasi jangka panjang bagi masa depan generasi emas bangsa, tambah Eli Nuryanti, S.Pd.SD., M.Pd.

blank
Sholat dhuha berjamaah yang diikuti dengan sungguh-sungguh oleh siswa. Foto: Tim Literasi GEMAS ESADORA

Senada dengan hal itu, Ivana Khoirunnisa, S.Pd.I, selaku guru agama Islam, menambahkan bahwa setiap elemen kegiatan ini memiliki makna filosofis yang mendalam bagi perkembangan spiritual siswa.

“Melalui pembiasaan sholat dhuha, khotmil quran, hingga pesantren kilat ini, kami ingin menanamkan rasa cinta yang mendalam kepada Sang Pencipta. Kami ingin Ramadhan kali ini benar-benar menjadi ‘penyejuk jiwa’ yang membekas di hati para siswa, sehingga semangat kebaikan ini tetap terjaga,” pungkasnya.

blank
Siswa ikuti Khotmil Qur’an dengan khusuk. Foto: Tim Literasi

Dengan suksesnya rangkaian acara ini, SDN 1 Sukodono kembali membuktikan komitmennya dalam mencetak generasi emas yang seimbang antara intelektual dan kemuliaan budi pekerti.

Hadepe –  Tim Literasi GEMAS ESADORA_Menuju Generasi Emas SDN 1 Sukodono Jepara