blank
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi saat menyapa para pengendara usai pembukaan blokade jalan Semarang-Godong. Foto: dok Tya Widya/ist.

GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi membuka blokade jalan Semarang-Godong di Desa Tinanding, Kabupaten Grobogan, Jumat (13/3/2026).

Pembukaan akses tersebut menandai kembali berfungsinya jalur vital yang sebelumnya terputus akibat jebolnya tanggul Sungai Tuntang.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan jalan Semarang-Godong kembali bisa digunakan masyarakat setelah perbaikan tanggul selesai dilakukan.

BACA JUGA : Gerak Penari Muda yang Menyala di Panggung JIF Buywe 2026

Jalur yang menghubungkan sejumlah wilayah penting di Jawa Tengah itu sempat lumpuh dan menghambat mobilitas warga selama beberapa waktu.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membuka kembali jalur tersebut setelah proses penanganan tanggul Sungai Tuntang rampung.

Kerusakan tanggul sebelumnya menyebabkan akses utama dari Semarang menuju Purwodadi terputus hampir satu bulan.

Selama penutupan berlangsung, masyarakat mengalami kesulitan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Distribusi logistik serta perjalanan warga harus dialihkan melalui jalur alternatif yang lebih jauh.

Ruas jalan Semarang-Godong selama ini menjadi jalur penting bagi aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan tersebut.

Banyak kendaraan pengangkut hasil pertanian dan kebutuhan pokok melintas setiap hari melalui jalur tersebut.

Kerusakan tanggul Sungai Tuntang sempat membuat arus lalu lintas di wilayah itu terhenti total. Kondisi tersebut berdampak langsung pada aktivitas perdagangan dan mobilitas masyarakat antarwilayah.

Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan jalur tersebut memiliki peran strategis bagi kawasan sekitar. Keberadaan jalan itu menghubungkan berbagai aktivitas ekonomi lintas daerah di Jawa Tengah.

Menurut Ahmad Luthfi, akses tersebut menjadi penghubung utama antara beberapa wilayah penting di kawasan utara dan timur Jawa Tengah.

“Ini menghubungkan Semarang, Demak dan Purwodadi. Jadi ini sangat penting sekali,” kata Ahmad Luthfi saat meninjau pembukaan akses jalan.

Ia menjelaskan pemerintah daerah sebelumnya menargetkan percepatan perbaikan agar jalur tersebut bisa kembali difungsikan sebelum arus mudik Lebaran dimulai.

“Targetnya H-7 Lebaran harus selesai. Kemarin saya minta dipercepat dan ternyata bisa selesai lebih cepat,” ujar Ahmad Luthfi.

Selain memastikan jalan kembali dibuka, pemerintah juga meminta seluruh pihak menjaga kondisi tanggul sungai agar tetap aman.

Ahmad Luthfi menilai perawatan tanggul harus dilakukan secara berkelanjutan agar tidak kembali mengalami kerusakan yang dapat menimbulkan bencana.

Langkah perawatan tersebut dinilai penting untuk mencegah potensi banjir maupun gangguan terhadap akses transportasi masyarakat.

“Rawat tanggulnya, tanami pohon di sekitar tanggul,” kata Ahmad Luthfi saat memberikan arahan kepada pemerintah daerah dan masyarakat.

BACA JUGA : Pemudik Lewat Tol Cikampek – Kalikangkung Dapat Diskon 46 Persen, Catat Tanggalnya

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga lingkungan sekitar sungai dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Menurutnya, perilaku masyarakat sangat mempengaruhi kondisi sungai dan tanggul sehingga perlu adanya kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan.

Terharu dan Berterima Kasih

Sementara itu, warga Desa Tinanding dan sekitarnya telah menunggu kedatangan rombongan gubernur sejak pagi hari.

Masyarakat ingin menyaksikan secara langsung pembukaan kembali jalur yang selama ini menjadi akses utama mereka.

Sejumlah warga tampak antusias ketika jalur tersebut akhirnya kembali dibuka dan dapat dilalui kendaraan.

Beberapa warga bahkan terlihat haru ketika melihat kendaraan kembali melintas setelah hampir satu bulan jalan tersebut tidak dapat digunakan.

Seorang warga mengaku lega karena aktivitas ekonomi dan perjalanan masyarakat kini kembali berjalan normal.

Warga juga menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah karena proses perbaikan dilakukan dengan cepat menjelang momen Lebaran.

Situasi haru sempat terlihat ketika beberapa warga menitikkan air mata saat bertemu langsung dengan Ahmad Luthfi di lokasi pembukaan jalan.

Ahmad Luthfi kemudian menyapa masyarakat dan meluangkan waktu untuk berfoto bersama warga yang hadir di sekitar lokasi.

BACA JUGA : 97 Persen Ruas Jalan di Kota Semarang Oke, Siap Sambut Pemudik

“Semoga tidak banjir lagi. Selamat berpuasa, sebentar lagi Lebaran, semoga semuanya sejahtera,” kata Ahmad Luthfi kepada warga.

Kini jalur Semarang-Godong kembali terbuka setelah Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meresmikan pembukaan blokade jalan Semarang-Godong tersebut. Harapannya, mobilitas masyarakat kembali normal.

Pembukaan akses jalan Semarang-Godong oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi diharapkan memperlancar aktivitas ekonomi warga serta memperkuat konektivitas wilayah di Jawa Tengah menjelang arus mudik Lebaran.

TYA WIDYA