GROBOGAN (SUARABARU.ID)– Pemerintah Kabupaten Grobogan resmi menutup rangkaian kegiatan Pasar Murah, yang digelar menjelang Hari Raya Idul Fitri, Kamis (12/3/2026).
Program Pasar Murah ini menjadi bagian dari upaya pengendalian harga kebutuhan pokok, sekaligus menyambut Hari Jadi Ke-300 Kabupaten Grobogan, yang dipimpin langsung Bupati Setyo Hadi.
Bupati pun menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan Pasar Murah, yang digelar di sejumlah kecamatan. Program ini diharapkan bisa membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga lebih terjangkau, sekaligus memeriahkan rangkaian HUT Kabupaten Grobogan.
BACA JUGA: UKSW dan Polda Jawa Tengah Teken Kerja Sama, Resmikan Pusat Studi Kepolisian
Dalam sambutannya, Bupati mengawali dengan ungkapan syukur atas kelancaran kegiatan yang telah berlangsung selama kurang lebih satu bulan ini. Dia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, yang telah berpartisipasi dalam mendukung pelaksanaan kegiatan itu.
Setyo Hadi menjelaskan, menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri, biasanya terjadi peningkatan kebutuhan pokok masyarakat. Kondisi itu otomatis mempengaruhi ketersediaan bahan pangan, serta memicu kenaikan harga di sejumlah komoditas.
”Pemerintah daerah harus hadir di tengah masyarakat, untuk menjaga stabilitas harga. Upaya ini dilakukan melalui berbagai program, salah satunya dengan menggelar pasar murah yang menyediakan kebutuhan pokok, dengan harga lebih terjangkau,” kata Setyo Hadi.
BACA JUGA: Santunan Untuk Warga Dhuafa Di Jepara – YBM PLN UIK Tanjung Jati B Wujudkan Berkah Ramadhan
Kegiatan Pasar Murah ini digelar di delapan kecamatan, di sembilan titik lokasi. Program itu dimulai pada 9 Februari 2026, di Desa Tawangharjo, Kecamatan Tawangharjo, dan berakhir pada Kamis (12/3/2026), di halaman Setda Kabupaten Grobogan.
Selama pelaksanaan kegiatan, pemkab menggandeng berbagai pihak, mulai dari pemerintah kecamatan, desa, hingga pelaku usaha lokal. Bupati menyampaikan, sinergi antarlembaga ini menjadi faktor penting, dalam keberhasilan pelaksanaan pasar murah.
Kolaborasi itu membuat kegiatan berjalan lancar, dan mampu menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Walaupun jumlah komoditas yang disediakan dalam pasar murah terbatas, namun pemkab berharap, kegiatan ini tetap dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengimbau masyarakat, agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Dia meminta warga berbelanja sesuai kebutuhan, agar distribusi bahan pokok dapat merata.
Menurutnya, pemkab akan terus berupaya menjaga ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat. Selain itu, kegiatan pasar murah ini juga menjadi momentum untuk mendorong keterlibatan pelaku usaha lokal.
Banyak pelaku UMKM dan IKM, yang turut berpartisipasi dalam menyediakan berbagai produk kebutuhan masyarakat.
Bupati juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih pada seluruh pihak, yang telah mendukung penyelenggaraan kegiatan ini. Dukungan itu datang dari berbagai unsur pemerintahan maupun masyarakat.
”Saya haturkan terima kasih kepada rekan-rekan Forkopimda, seluruh perangkat daerah, BUMN/BUMD, instansi vertikal, organisasi profesi, organisasi kemasyarakatan dan para pelaku usaha, UMKM, IKM, serta pihak-pihak lain,” ujarnya.
Dia berharap, kegiatan ini benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Grobogan. Pemkab pun berkomitmen, untuk terus menghadirkan program yang berpihak kepada masyarakat.
”Selain menjaga stabilitas harga, pasar murah juga diharapkan mampu meningkatkan daya beli masyarakat, menjelang Hari Raya Idul Fitri. Program ini juga menjadi salah satu bentuk kepedulian pemkab terhadap kebutuhan warga,” pungkasnya.
Tya Widya













