KUDUS (SUARABARU.ID) – PDI Perjuangan Kabupaten Kudus resmi membentuk kepengurusan Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Kudus melalui Musyawarah Anak Cabang (Musancab) yang digelar di Resto Medini Wetan Tanggul, Jumat (22/5/2026).
Musancab tersebut menjadi bagian dari konsolidasi partai tingkat kecamatan yang diikuti jajaran pengurus DPC, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Tengah dan DPRD Kabupaten Kudus, PAC, hingga Ketua, Sekretaris dan Bendahara (KSB) ranting se-Kabupaten Kudus.
Kegiatan itu dipimpin langsung pengurus DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, yakni Masan, Esti’anah, serta Deni Nurcahyanto.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kudus, Achmad Yusuf Roni menyampaikan, Musancab merupakan agenda rutin lima tahunan partai untuk membentuk kepengurusan di tingkat kecamatan.
“Yang paling penting bukan hanya terbentuknya pengurus PAC, tetapi bagaimana struktur partai yang baru mampu menjalankan program-program partai dan memperkuat soliditas organisasi,” ujarnya.
Menurutnya, semangat gotong royong dan soliditas kader menjadi modal utama PDI Perjuangan untuk kembali memenangkan Pemilu mendatang.
Dalam Musancab tersebut, keterlibatan generasi muda cukup menonjol. Bahkan, dua PAC dipimpin kader muda berusia di bawah 35 tahun. Selain itu, keterwakilan perempuan sebesar 30 persen juga menjadi perhatian dalam penyusunan kepengurusan.
Daftar Ketua PAC PDI Perjuangan Kabupaten Kudus
Berikut daftar Ketua PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Kudus yang resmi terbentuk:
* Kecamatan Jekulo : Dwi Andriawan (31 tahun)
* Kecamatan Undaan : Ajid Akmal Fata (24 tahun)
* Kecamatan Mejobo : Edi Supriyanto (45 tahun)
* Kecamatan Bae : Achmad Faisal, SH, CIL (56 tahun)
* Kecamatan Kota : Dwi Amanto (43 tahun)
* Kecamatan Jati : Mastiko (50 tahun)
* Kecamatan Kaliwungu : H. Ngari Ismanto (51 tahun)
* Kecamatan Gebog : Noor Jayadi (48 tahun)
* Kecamatan Dawe : Handoko Tri Kuncoro (58 tahun)
Masuknya kader muda dalam kepemimpinan PAC disebut menjadi bagian dari regenerasi politik di tubuh PDI Perjuangan Kudus.
DPC PDI Perjuangan Kudus berharap, dengan terbentuknya struktur partai hingga tingkat anak ranting, partai berlambang banteng moncong putih tersebut tidak hanya mampu mempertahankan kemenangan tiga kali berturut-turut di Kudus, tetapi juga menambah jumlah kader di legislatif maupun eksekutif.
Ali Bustomi













