blank
Mahasiswa FTEK UKSW raih juara 1 Best Team kategori mahasiswa. Foto: Dok/UKSW

“Prestasi ini menjadi motivasi besar untuk terus mengembangkan PhysioTrack agar lebih matang dan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Kami menargetkan alat ini bisa bersaing pada kompetisi nasional hingga internasional, sehingga dampaknya semakin terasa bagi pasien pasca stroke dan tenaga medis yang mendampingi proses rehabilitasi,” bebernya.

Sementara itu, Benedictus Samuel menyampaikan prestasi membanggakan ini tidak lepas dari dukungan dari dosen pembimbing Dr. Ir. Iwan Setyawan dan mentor dari penyelenggara lomba yang selalu memberikan arahan dan masukan mulai dari rangkaian seleksi bertahap hingga menjadi best team dan dalam pengembangan alat agar solusi ini realistis diterapkan di lapangan.

Tidak hanya sekadar kemenangan kompetisi, PhysioTrack diharapkan dapat membawa harapan baru bagi pasien pasca stroke untuk tetap produktif, mandiri, dan memperoleh kesempatan untuk pemulihan yang lebih baik.

Prestasi ini menegaskan kiprah UKSW dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) yakni poin ke-3 kehidupan sehat, ke-9 industri, inovasi, dan infrastruktur, serta ke-10 berkurangnya kesenjangan. Selain itu, capaian ini adalah wujud nyata komitmen UKSW terhadap program Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek) Berdampak yang selaras dengan Asta Cita 4 yaitu memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, dan pendidikan.

Ning S