GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Peristiwa kebakaran terjadi di Pasar Gatak yang berada di Kecamatan Pulokulon, Selasa (24/2/2026). Insiden kebakaran ini menyebabkan aktivitas jual beli di pasar tersebut berubah menjadi kepanikan.
Peristiwa kebakaran ini terjadi pada pukul 06.30 WIB. Kapolsek Pulokulon AKP Danang Esanto menjelaskan, kebakaran ini kali pertama diketahui oleh Sugiyanto, juru parkir yang mendengar suara letupan dari salah satu kios.
Sugiyanto langsung berlari menuju sumber letupan tersebut dan mendapati kios es teh milik Sutiyem telah terbakar. Ia berteriak minta tolong dan warga berlari untuk memadamkan api dengan peralatan seadanya.
BACA JUGA : Bupati Grobogan Setyo Hadi Kukuhkan 255 Kepala Sekolah, Tegaskan Mutasi Bukan Hadiah atau Hukuman
Namun, kondisi api semakin membesar hingga akhirnya warga memberhentikan truk tangki air yang kebetulan melintas di dekat pasar tersebut untuk membantu pemadaman.
Api yang terus berkobar turut membakar hingga lima kios lainnya yang tidak jauh dari kios pertama sumber penyebab kebakaran karena konstruksi bangunan kios yang mayoritas menggunakan kayu campuran.
“Total ada lima kios yang terbakar. Untuk kios pertama yang terbakar milik Teguh yang berjualan es teh. Selain es teh, di depannya digunakan untuk berjualan BBM. Sedang di belakang kios tersebut merupakan lapak milik pedagang lain yang berjualan ayam potong dan gerabah serta tape,” jelas AKP Danang.
BACA JUGA : UMKM Wonosobo Bersiap Menembus Pasar Internasional
Empat kios lainnya yang turut terbakar mayoritas warung makan, lapak daging, dan warung sembako. Untuk pemadaman api melibatkan tim Damkar Satpol PP Grobogan dibantu masyarakat setempat.
Usai dilakukan pemadaman, Tim Inafis Polres Grobogan langsung melakukan pemeriksaan dan Olah TKP. Kapolsek menjelaskan, dari pemeriksaan dan olah TKP, api diduga dari kompor gas yang berada di kios es teh milik Sutiyem.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Untuk kerugiannya ditaksir mencapai Rp70 juta,” jelas AKP Danang.
TYA WIDYA











