DEMAK (SUARABARU.ID)– Rektor Universitas Semarang (USM), Dr Supari ST MT, menerjunkan delapan tim evakuasi, untuk membantu warga korban banjir di Desa Pilangwetan, Kebonagung, di Kabupaten Demak, pada Senin (16/2/2026) malam lalu.
Tim terdiri dari mahasiswa yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Korps Sukarela (KSR) PMI, dan Forum Komunikasi Mahasiswa Islam (Fokmi), didampingi dosen pendamping, Saiful Hadi, yang juga Direktur USM TV.
Relawan USM bersama tim ambulance Dinas Kesehatan Daerah (Diskenda) Kabupaten Demak dan PMI Kabupaten Demak, menyisir kampung di Dukuh Dempel, Desa Pilangwetan, untuk mengevakuasi warga ke balai desa, dengan menggunakan perahu karet.
BACA JUGA: USM Juara Umum di Pencak Silat Kendal Open Championship 2026

Menurut Saiful, tim relawan USM merespon cepat bencana banjir dengan menerjunkan tim, dan mengerahkan satu unit perahu serta kendaraan pick up.
”Selain evakuasi warga, kami juga melakukan evakuasi penumpang Bus Berlian Jaya, tujuan Cepu-Blora, yang terjebak banjir sejak sore di Kebonagung, akibat tanggul Sungai Tuntang Jebol. Sehingga akses jalan terputus, dan semua kendaraan berhenti dan terparkir di sepanjang jalan selama berjam-jam,” ungkap Saiful.
Disampaikan juga, tim relawan USM juga memberikan kurma dan air mineral kepada para sopir dan truk yang terjebak banjir, serta memberikan bantuan keapada kendaraan kecil, agar bisa putar balik ke arah Semarang.
BACA JUGA: Mahasiswa USM Raih Bronze Medal di Malaysia
Saiful menambahkan, hari kedua banjir di Kebonagung, kondisi kini sudah cukup kondusif. Kendaraan yang terparkir di Jalan Raya Semarang-Purwodadi, sudah terurai dan meninggalkan lokasi banjir.
”Tim Relawan USM juga bekerja sama dengan tenaga kesehatan Puskesmas Kebonagung, untuk distribusi obat ke posko bantuan kesehatan,” tukas dia.
Riyan













