blank
Foto bersama peserta senam PCA Nalumsari. Foto: Miladia Nur Syahida

JEPARA (SUARABARU.ID) –Untuk menjaga kebugaran jelang ramadan dan menguatkan kembali kebersamaan kader perempuan muda di lingkungan PCNA Nalumsari, Minggu 15 Februari 2026  di Gedung Dakwah Umar Hasyim, kawasan PRNA Blimbingrejo, Nalumsari telah diadakan senam bersama. Kegiatan yang terselenggara dengan penuh antusiasme ini  menghadirkan kader dari PRNA Dorang, Blimbingrejo, dan Bendanpete dalam satu barisan semangat yang sama.

Sejak pagi, suasana terasa hangat meski musim penghujan masih menyelimuti wilayah Nalumsari. Kegiatan diawali secara tertib oleh MC, Ayunda Izza, yang memandu rangkaian acara dengan penuh semangat. Pembacaan ayat suci Al-Qur’an, lantunan Mars Nasyiatul Aisyiyah, serta pembacaan 10 Komitmen Nasyiah yang dipimpin oleh Ayunda Meisya menjadi pembuka yang sarat makna. Nilai spiritual dan ideologis organisasi kembali diteguhkan sebagai landasan gerak kader di tengah dinamika peran perempuan masa kini.

blank
Pembagian doorprize oleh panitia. Foto: Miladia Nur Syahida

Ketua PCNA Nalumsari, Ayunda Eny Fitriyah, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas terselenggaranya kembali agenda rutin cabang tersebut. Ia menilai konsistensi pelaksanaan program sebagai cerminan kekompakan dan tanggung jawab bersama seluruh anggota PRNA se-Cabang Nalumsari dalam menjaga keberlanjutan gerakan.

Lebih jauh, ia mengingatkan pentingnya menjaga kebugaran bagi perempuan muda yang memegang berbagai peran strategis, baik di ranah keluarga maupun masyarakat. Menjelang bulan suci Ramadan, kesiapan fisik dan mental menjadi kebutuhan utama, khususnya bagi para ibu muda sebagai pengelola rumah tangga. Tugas menjaga logistik, kesehatan keluarga, serta kesiapan ibadah membutuhkan stamina dan ketahanan diri yang prima. Oleh sebab itu, kegiatan senam bersama menjadi bagian dari ikhtiar kolektif untuk menyambut Ramadan dengan kondisi terbaik.

blank
Penyerahan minyak jelantah. Foto: Miladia Nur Syahida

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ayunda Dwi Ana yang memberikan apresiasi atas kehadiran kader di tengah cuaca yang kurang bersahabat. Ia menuturkan bahwa kegiatan kali ini menghadirkan sejumlah inovasi. Selain senam bersama, panitia menyediakan cek kesehatan gratis, bazar aneka makanan, dan sarapan pagi yang mempererat suasana kekeluargaan.

Program shadaqah minyak jelantah turut digalakkan sebagai bentuk edukasi pengelolaan limbah rumah tangga yang ramah lingkungan. Doorprize serta pembagian bibit tanaman terong dan cabai menjadi pelengkap kegiatan yang sarat makna.

Pembagian bibit tersebut merupakan implementasi nyata dari hasil Musykerwil II Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah Jawa Tengah tahun 2026 yang mengusung tema “Penguatan Peran Perempuan Muda dalam Ekologi Berkeadaban”. Agenda yang berlangsung pada 7–8 Februari 2026 di Semarang itu menekankan pentingnya respons terhadap krisis lingkungan melalui penguatan gerakan “Ibu Jaga Bumi”. Budaya menanam menjadi langkah sederhana namun strategis dalam menjaga kelestarian alam dari lingkup keluarga.

Senam dipandu oleh Yunda Miladia dan Dearis yang menghadirkan gerakan energik dan dinamis, membangkitkan semangat hampir 60 peserta yang hadir. Keceriaan, tawa, dan kebersamaan menyatu dalam irama gerak yang kompak.

Sebagai penutup, para peserta berfoto bersama sambil mengangkat bibit tanaman yang akan mereka rawat di rumah masing-masing. Senyum yang terukir tidak sekadar menjadi dokumentasi kegiatan, melainkan simbol harapan dan komitmen baru. Perempuan muda Nalumsari kembali menunjukkan bahwa menjaga kesehatan diri dan merawat bumi adalah dua langkah yang berjalan seiring—menyongsong Ramadan dengan kesiapan lahir dan batin, serta menatap masa depan dengan semangat yang terus menyala.

Hadepe – Riki Endar Lestari (PCNA Nalumsari)