JEPARA (SUARABARU.ID)- Bagi pengurus Masjd Al-Istiqomah, mewujudkan masjid yang ramah bagi difabel merupakan sebuah komitmen. Masjid milik warga persyarikatan yang terletak di Desa Tahunan ini menyediakan sarana dan prasarana berupa akses kursi roda, jalur landai.
Menurut Agung Wibowo, salah satu Pengurus Masjid Al-Istiqomah, langkah ini menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus edukasi nyata bagi masjid-masjid Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), khususnya di wilayah Jepara.
“Dengan menghadirkan fasilitas yang aksesibel, masjid tidak hanya menjalankan fungsi ibadah, tetapi juga menanamkan nilai kesetaraan, empati, dan kemajuan dalam pelayanan umat”, ujarnya kepada suarabaru.id, Minggu, (15/2/2026).
“Sarana dan prasarana difabel di Masjid Al Istiqomah bukan sekadar fasilitas tambahan, tetapi kebutuhan nyata agar semua jamaah dapat beribadah dengan aman dan nyaman. Kami berharap ini menjadi contoh dan edukasi bagi Amal Usaha Muhammadiyah di Jepara untuk semakin peduli terhadap aksesibilitas,” ungkap pria yang juga menjabat sebagai Ketua RT setempat ini.
Sementara itu, salah satu wakil dari keluarga difabel, Muslim, berharap dengan adanya fasilitas jalur kursi roda, sebagai warga yang mempunyai anggota keluarga berkebutuhan khusus merasa diperhatikan dan dihargai.
“Ini bukan hanya soal bangunan, tetapi soal kepedulian dan penghormatan terhadap hak beribadah,” ungkap Muslim.
Lebih jauh Muslim mengatakan, dengan adanya penyediaan sarana difabel di masjid sejatinya merupakan wujud nyata pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an tentang keadilan, kepedulian, dan penghormatan terhadap sesama manusia.
“Semoga dengan menghadirkan masjid yang ramah difabel bukan hanya urusan teknis pembangunan, tetapi bagian dari ibadah dan tanggung jawab kolektif umat”, tandasnya.
ua













