KUDUS (SUARABARU.ID) – Turnamen tenis meja Sukun Youth Series 3/3 musim 2025/2026 dipastikan berlangsung lebih panas. Untuk pertama kalinya sejak digelar, ajang yang berlangsung di Sukun Sport Center, Gebog, Kudus pada 13–15 Februari 2026 ini diikuti atlet mancanegara.
Sebanyak 241 atlet dari 25 klub ambil bagian dalam seri pamungkas musim ini. Mereka datang dari sembilan provinsi di Indonesia, ditambah satu klub asal Malaysia yang siap memberi warna baru dalam persaingan.
Salah satu atlet Malaysia, Lai Yong Han, mengaku antusias menjalani debutnya di Sukun Youth Series. Ia datang bersama dua rekannya dan akan memperkuat klub Banom HIPMI Jateng.
Turun di kelompok usia U19, Lai menyebut dirinya sudah lama menantikan kesempatan berlaga di Kudus. Baginya, ini bukan pengalaman pertama bertanding di Indonesia. Sebelumnya, ia pernah mengikuti turnamen di Medan.
“Kami sangat bersemangat. Beberapa atlet sudah pernah bertemu di SEA Games, jadi suasananya tidak asing lagi. Persiapan juga sudah kami lakukan secara maksimal,” ujarnya usai menghadiri gala dinner Sukun Youth Series 3/3, Kamis (12/2) malam.
Meski baru pertama kali tampil di seri ketiga ini, ia memasang target tinggi. “Kami datang untuk menjadi juara,” tegasnya optimistis.
Ketua Panitia Pelaksana Sukun Youth Series, Frengky Setyo Prabowo, menjelaskan bahwa seri ketiga ini merupakan penutup rangkaian kompetisi musim 2025/2026. Ia memastikan atmosfer pertandingan akan jauh lebih kompetitif dibanding dua seri sebelumnya.
“Jumlah peserta meningkat dan kehadiran atlet Malaysia tentu menambah kualitas persaingan. Ini akan menjadi seri paling menarik sepanjang musim ini,” katanya.
Frengky menambahkan, atlet Malaysia yang turun kali ini bahkan tercatat berada di peringkat delapan dunia kategori U15 dan U17 versi WTT. Kehadiran pemain berlevel internasional tersebut diyakini menjadi tantangan serius bagi klub-klub lokal, termasuk tuan rumah PTM Sukun yang dua seri sebelumnya sukses keluar sebagai juara umum.
Sukun Youth Series sendiri menjadi wadah pembinaan atlet muda dengan mempertandingkan tiga kelompok usia, yakni U13, U15, dan U19, masing-masing untuk divisi utama dan conference putra-putri.
Panitia sebelumnya juga sempat menjalin komunikasi dengan sejumlah klub dari Singapura, Australia, dan Thailand. Namun, karena jadwal turnamen berdekatan dengan perayaan Imlek, beberapa klub akhirnya menunda partisipasi mereka.
Dengan komposisi peserta yang semakin beragam dan kualitas atlet yang meningkat, seri penutup Sukun Youth Series 3/3 di Kudus diprediksi menyajikan laga-laga ketat sekaligus menjadi panggung pembuktian para atlet muda menuju level yang lebih tinggi.
Ali Bustomi













