blank
Pengabdian masyarakat di SDN Mranggen 2 Demak. Foto: Humas

Oleh: Dr. H. Nuridin, S.Ag., M.Pd. & Dr. Hj. Ira Alia Maerani, S.H., M.H.

blank
Dr. Hj. Ira Alia Maerani

GURU dalam akronim Jawa adalah digugu dan ditiru. Digugu berarti diikuti ucapannya, nasehatnya petunjuknya. Ditiru berarti di contoh tingkah lakunya perbuatannya dan ucapan-ucapannya.

Akronim Jawa ini menempatkan posisi guru pada posisi yang mulia. Guru memiliki derajat yang tinggi karena setiap ucapannya perbuatannya akan diikuti dan ditiru oleh murid-muridnya. Tentu saja kedudukan yang tinggi ini mensyaratkan Guru harus memiliki kepribadian yang baik.

Kepribadian guru menjadi cermin bahwa dia adalah sosok yang layak untuk diikuti dicontoh ucapan dan perbuatannya. Maka tidak heran jika peran guru selama ini tidak hanya berperan di sekolah tetapi seringkali kita lihat guru juga berperan aktif di masyarakat melalui kegiatan yang ada seperti RT/RW takmir masjid dan perangkat desa yang lain yang melibatkan guru didalamnya

Pemikiran ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen dan Peraturan Pemeritah No. 19 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah No. 74 Tahun 2008 tentang Guru.

Dalam undang-undang dan peraturan pemeritah tersebut mensyaratkan bahwa Guru harus memiliki 4 kompetensi yakni kompetensi kepribadian; kompetensi professional; kompetensi pedagogic; dan kompetensi sosial.

Atas dasar pemikiran tersebut maka pengabdian masyarakat ini lebih difokuskan untuk menyampaikan tentang model peningkatan kompetensi kepribadian guru berdasarkan nilai-nilai Islam.

Kepribadian guru yang mendasarkan pada nilai-nilai Islam dimaksudkan agar nilai-nilai Islam dijadikan sebagai basis untuk meningkat kepribadian sehingga pengabdian masyarakat ini mengangkat tema model peningkatan kompetensi kepribadian guru berdasarkan Nilai-Nilai Islam di SD Negeri 2 Mranggen Kabupaten Demak.

Peningkatan kompetensi kepribadian guru SD dilakukan untuk meningkatkan upaya peningkatan kepribadian sebagai guru SD agar proses pendidikan berlangsung penuh dengan nilai-nilai kasih sayang yang akan menghantarkan pada peserta didik yang banyak memberikan efek afektif

Pada pengabdian masyarakat ini penulis mempresentasikan model peningkatan kepribadian guru. Model ini dirancang dengan mendasarkan nilai-nilai Islam sebagai basis dalam upaya peningkatan kompetensi kepribadian guru.