blank
Warga Binaan Lapas Batang yang hafiz Al Quran tengah diwisuda. Foto: Dinkominfo.

BATANG (SUARABARU.ID) – Sebanyak sembilan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIB Batang diwisuda setelah mendapatkan predikat sebagai seorang hafiz quran. Prosesi wisuda tersebut sebagai bukti kesuksesan Lapas Batang dalam membina para santri yang selama beberapa waktu mengkaji ilmu agama dan Al Quran di Pondok Pesantren Daruttaubah.

Kepala Lapas Batang Nurhamdan bersyukur berhasil mewisuda kesembilan santri warga binaan setelah mendapatkan ilmu tahfiz quran langsung dari para ustaz yang didatangkan langsung ke Pondok Pesantren Daruttaubah.

“Dari 100 santri Lapas, alhamdulillah ada sembilan yang berhasil menghafal dua juz Alquran,” katanya saat ditemui di Aula Lapas Kelas IIB Batang, Kabupaten Batang, Rabu (4/2/2026).

Nurhamdan menegaskan, prestasi yang diraih santri Lapas, merupakan komitmen jajarannya dalam membina warga binaan dari sisi ilmu keagamaan. “Semoga setelah mereka kembali ke masyarakat bisa mengaplikasikan ilmunya di lingkungannya,” harapnya.

Sementara itu, Kabid Pembimbingan Kemasyarakatan Kantor Wilayah Dirjenpas Jateng, Muhamad Susanni mengapresiasi kecepatan Lapas Batang dalam membina warga binaannya hingga berhasil menjadi santri berpredikat hafiz quran. Ilmu yang didapat santri binaan selama menjalani masa pembinaan oleh para ustaz, nantinya menjadikan mental mereka lebih mandiri ketika kembali ke lingkungannya.

“Semoga setelah mendapat predikat hafiz quran akan menjadikan mereka lebih taat hukum dan tidak mengulangi perbuatan negatif yang pernah diperbuat sebelumnya,” tuturnya.

Ia mengharapkan, agar ilmu yang didapat selama menjadi santri Daruttaubah, hendaknya dapat diaplikasikan dalam kehidupan bermasyarakat. Akan lebih baik jika kemanfaatannya dirasakan publik.

Prestasi yang ditunjukkan Lapas Batang lewat Pondok Pesantren Daruttaubah, mendapat apresiasi khusus, karena mampu dengan cepat membina santri warga binaan dalam ilmu Alquran.

“Sebetulnya program ini ada di semua Lapas, hanya saja Lapas Batang sangat bagus dan cepat dalam melakukan pembinaan santri warga binaan,” tandasnya.

Nur Muktiadi