blank
Tim KKN UNISNU Jepara Angkatan XX sukses melaksanakan pengabdian kemitraan pada unit UMKM “2 Saudara” yang dikelola oleh Ibu Teni.. Foto: Manan

JEPARA (SUARABARU.ID) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara Angkatan XX sukses melaksanakan kegiatan pengabdian kemitraan pada unit UMKM “2 Saudara”. Usaha yang dikelola oleh Ibu Teni ini berfokus pada produksi camilan tradisional dan berlokasi di Dukuh Sejelak, Desa Somosari, Kec. Batealit

Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan rebranding logo, mendaftarkan titik lokasi pada Google Maps, serta meningkatkan standar kualitas kemasan guna memperluas jangkauan produk di tingkat regional. UMKM “Dua Saudara” sendiri merupakan produsen aneka keripik, mulai dari keripik pisang, talas, singkong, gadung, hingga keripik tempe.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Kelompok Somosari 1, Dr. Mahfudlah Fajrie, S.Sos.I., M.S.I., berpendapat bahwa kolaborasi antara akademisi dan pelaku usaha mikro sangat krusial untuk memajukan ekonomi desa.

“Kami menginginkan adanya transformasi tata kelola usaha pada UMKM 2 Saudara Snack. Tujuannya agar produk Ibu Teni tidak hanya unggul dari segi rasa, tetapi juga profesional dalam standar kemasan dan pemasaran,” ujar Mahfudlah Fajrie saat memberikan arahan kepada para mahasiswa.

Teni selaku pemilik usaha menyambut baik inisiatif tersebut. Ia merasakan dampak positif secara langsung, terutama pada perubahan identitas visual produknya yang kini tampil lebih modern.

“Saya sangat terbantu dengan kehadiran adik-adik mahasiswa KKN yang telah mendesain ulang logo kami. Harapannya, tampilan baru ini lebih menarik minat pembeli sehingga pesanan semakin meningkat,” tutur Ibu Teni sembari menunjukkan produk yang telah dikemas ulang bersama tim KKN.

Mahasiswa KKN Unisnu XX menyadari bahwa tantangan utama UMKM lokal adalah terbatasnya akses pasar dan visibilitas tempat produksi. Oleh karena itu, selain pendampingan produksi, mereka juga melakukan pendaftaran Google Maps dan pemasangan spanduk di area rumah produksi. Hal ini dilakukan agar konsumen dapat memperoleh informasi lokasi dan produk secara akurat melalui kalimat-kalimat informatif yang denotatif.

Melalui pendampingan ini, Kelompok Somosari 1 berharap UMKM “2 Saudara” dapat bertransformasi menjadi ikon oleh-oleh khas Desa Somosari yang berkelanjutan dan mandiri secara ekonomi.

Hadepe – Manan