JEPARA (SUARABARU.ID) – Setiap tahun PELANGI (Perkumpulan Pelayang Seluruh Indonesia ) Kabupaten Jepara sejak tahun 2022 telah mengelar even tahunan festival dan lomba layang tradisional. Disamping itu para pelayang Jepara juga aktif menghadiri undangan dan lomba layang -layang ke provinsi dan kota lain seperti Bali, Sumatera, Purworejo, Jogja, Sleman, Rembang dan Cilacap.
Karena konsistensinya, tahun ini Pelangi Jepara untuk pertama kali mendapat undangan menghadiri Festival Layang-Layang Internasional di Pasir Gudang , Kuala Perlis Malaysia dan Satun Thailand. Festival ini rencananya akan dihadiri pelayang dari 56 negara dengan jumlah peserta sekitar 200 orang.
Untuk festival di Pasir Gudang Johor adalah perhelatan tahun yang ke – 28, dan Kuala Perlis tahun ke 2. Sedangkan di Satun Thailan tahun yang ke 45.
Undangan menghadiri sebuah festival internasional sungguh merupakan pencapaian yang konsisten dari Pelangi Jepara dalam menjaga dan memelihara permainan tradisional ini. Karena tak berlebihan jika Pelangi Jepara mendapatkan dukungan dari pemerintah setempat dan sponsor lain.
Pasir Gudang memiliki lapangan khusus bernama Bukit Layang-Layang dan acara berlangsung tanggal 8-9 Feb 2026. Selanjutnya peserta akan difasilitasi panitia menuju lokasi selanjutnya yaitu di Politeknik Tuanku Syed Sirajuddin, Perlis tanggal 10-11 Feb 2026 .
Selanjutnya peserta menuju Satun Thailand yang juga difasilitasi oleh panitia. Festival akan berlangsung di bekas bandar udara di kota Satun yang akan berlangsung tanggal 13-15 Feb 2026.
Setiap tahun Festival internasional ini berhasil menarik penonton sejumlah 65.000 orang.. Kesempatan ini juga akan sangat berguna untuk berbagi pengalaman membuat layang-layang berbagai warna dan macam bersama peserta dari negara lain.
Disamping itu pelayang dari Pelangi Jepara juga juga dapat mengenalkan keunikan , layang-layang tradisional dari Jepara dan juga dari berbagai propinsi lain di Indonesia.
Ketua PELANGI Kab Jepara Arif Rahmawan dan Indra Dewi Rahman yang bersiap bermain layang-layang di negeri seberang didampingi seniman Didin Ardiyansyah, Kamis 29 Januari 2026 telah bertemu dengan Kepala Dinas Disparbud Kab. Jepara Ali Hidayatdi ruang kerjanya. “Disamping mohon doa restu, kami juga mohon dukungan agar kami dapat terus melestarikan layangan tradisional. Agustus atau September kita akan menggelar festival layangan di Jepara ,” ujar Indra Dewi Rahman.
Sementara Ali Hidayat menyatakan dukungan dan apresiasinya terhadap kerja keras para pegiat pelayang Jepara hingga dapat eksis. “ Kami berharap duta Jepara dapat memanfaatkan even internasional ini untuk belajar dan memperluas jaringan. Semoga perjalanan ini menjadi menjadi pemantik para pelayang Jepara untuk menjaga agar spirit untuk mengembangkan layang-layang selalu menyala,” pinta Ali Hidayat.
Harapannya festival laying-layang internasional ini bisa bermanfaat bagi upaya pelestarian layangan tradisional di Jepara. “Semoga dengan mengikuti festival internasional ini kita dapat menggelar even layang-layang yang lebih besar hingga dapat menjadi penunjang dan pendukung sektor pariwisata Jepara,” tutur Ali Hidayat
Hadepe – Teni













