JEPARA (SUARABARU.ID) – Kementerian Agama Kabupaten Jepara Rabu 21 Januari 2026 menggelar Acara Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW., Pelepasan ASN Kemenag ke Kementerian Haji ( Kemenhaj), dan Tasyakuran dalam rangka sukses berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Kabupaten Jepara pada tahun 2025 dan 2026.
Tiga agenda yang dilaksanakan dalam satu rangkaian acara digelar di aula 1 Kantor Kementerian Agama. Hadir dalam acara tersebut Kepala KanKemenag Jepara, H. Akhsan Muhyiddin beserta Kasubag dan jajaran Kasi, Ketua Pokjawas dan jajarannya, Kepala Madrasah Negeri, Ketua KKMI, KKMTs, KKMA, Panitia Berbagai Kegiatan di Kementerian Agama, dan Keluarga Besar Kementerian Agama Kabupaten Jepara.

Kepala Kan.Kemenag Jepara H. Akhsan Muhyiddin dalam sambutannya mengapresiasi semua pihak yang telah menyukseskan berbagai kegiatan besar yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama. Di antaranya Hari Santri Nasional ( HSN) 2025, Perayaan Natal Bersama, Penguatan Desa Kerukunan di Plajan, HAB Kemenag 2026, Gebyar Muharrom 1447, Porseni Madrasah, dan Olimpiade Madrasah Indonesia ( OMI).
Semua kegiatan tersebut menurut Kepala Kemenag berjalan sukses berkat kebersamaan, solidaritas, dan sinergitas keluarga besar Kemenag, dukungan para tokoh masyarakat maupun tokoh agama, dan Pemerintah Kabupaten Jepara. Kepala Kemenag berharap sinergitas dan soliditas antarkomponen pada tahun- tahun berikutnya terus dijaga dan ditingkatkan.
Pada momen tersebut Kepala Kemenag Jepara mengucapkan selamat dan terima kasih kepada Hj. Siti Yuliati, ASN Kemenag dan jajarannya yang telah mengabdi di Kementerian Agama dan kini diangkat menempati posisi baru di Kementerian Haji.

Sementara itu Hj. Siti Yuliati, Kepala Kemenhaj Jepara dalam sambutannya mengatakan bahwa ia sangat berterima kasih kepada Kementerian Agama Kabupaten Jepara, tempatnya mengabdi selama 36 tahun yang telah memberi pengalaman, ilmu, dan banyak hal.
“Kementerian Agama bukan saja tempat kami bertugas, namun menjadi madrasah yang mengajarkan kami integritas, dedikasi, dan ketulusan. Oleh karena itu, pengalaman di Kemenag akan kami jadikan kompas dalam melaksanakan tugas dan pengabdian di Kemenhaj Kabupaten Jepara, ” tuturnya penuh haru.
Lebih lanjut Hj. Yuliati memohon dukungan kepada KanKemenag Jepara untuk melaksanakan tugas keummatan. “Administrasi bisa beda, namun ikatan batin dan visi perjuangan kita satu shof untuk mengabdi dan melayani umat,” tuturnya.
Kiai Ahmad Marzuqi yang didaulat sebagai pembicara menyampaikan tausiyah Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Kiai Marzuqi yang pernah menjabat sebagai Bupati Jepara periode 2012- 2019 mengajak jamaah untuk mengambil hikmah perjalanan Isra Mi’raj yakni dengan memi’rajkan dua hubungan yaitu Hablun Minallah dan Hablun Minannas.
Adapun caranya menurut Kiai Marzuqi adalah dengan Ngaji. Ngaji menurut Kiai Marzuqi “Ngatur Jiwa” atau ” Ngasilno barang kang Aji”. Dengan ngaji manusia dapat berperan dengsn baik dan akan diangkat derajatnya oleh Allah SWT.
Dalam membangun harmoni dengan sesama, Kiai Marzuqi menekankan untuk memuliakan kepada tiga orang, yakni orang alim, orang tua kita, dan para penghafal Al Qur’an. Kiai Marzuqi lebih menekankan pada penghormatan pada orang tua karena barakahnya telah ia rasakan, sedangkan membangun hubungan dengan Allah adalah dengan lebih meningkatkan kualitas sholat karena sholatlah merupakan esensi dari Ibadah.
Hadepe – Sub











