Yohana Djola Djoru
Kampus yang Memeluk Pulang
Di jalan kecil Salatiga
aku menemukan rumah tanpa pagar
tempat langkah-langkah muda
belajar arti pulang tanpa ditanya asal.
UKSW bukan sekadar bangunan
ia adalah pelukan yang diam-diam
menyimpan lelah, rindu, dan tanya
dalam ruang kelas yang tak menghakimi.
Di sini, perbedaan duduk berdampingan
seperti doa yang tak perlu diseragamkan,
dan aku belajar
bahwa pulang tak selalu bernama rumah
kadang ia bernama kampus.
Rindang yang Mengajar
Pagi datang tanpa tergesa
di bawah naungan hijau
angin menyapa lebih dulu
sebelum jadwal kuliah dimulai.
Langkah-langkah mahasiswa
bertemu tanah yang setia
dan dedaunan menjadi saksi
setiap mimpi yang diam-diam tumbuh.
Di UKSW, alam ikut mengajar
tentang sabar, tentang bernapas,
bahwa belajar tak selalu keras
kadang cukup dengan tenang.
Kami yang Bertumbuh
Kami datang dengan koper harapan
dan hati yang belum selesai
menyebut diri dewasa.
UKSW mengajarkan pelan-pelan
bahwa gagal bukan akhir
dan bertanya bukan kelemahan.
Di lorong-lorong kampus ini
kami belajar, kehilangan arah
lalu menemukan diri sendiri.
Suatu hari nanti kami akan pergi
namun jejak kami akan tinggal
di bangku, di tawa,
dan di doa-doa yang pernah kami titipkan
pada kampus bernama UKSW.
Yohana Djola Djoru, mahasiswa prodi Ilkom UKSW, saat ini sedang praktik kerja di SuaraBaru.Id













