GROBOGAN (SUARABARU.ID) –Pemerintah Desa Cingkrong, Kecamatan setempat, Kabupaten Grobogan, menyiapkan langkah strategis dalam mendukung rencana pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Salah satunya dengan menyiapkan gedung baru sebagai pengganti bangunan lama madin yang berada di lokasi rencana pembangunan koperasi tersebut.
Kepala Desa Cingkrong, Jasmi, menegaskan bahwa pihak desa sejak awal telah mengantisipasi rencana pembangunan KDMP dengan menyiapkan fasilitas pendidikan keagamaan yang lebih representatif. Langkah ini dilakukan agar aktivitas madin tetap berjalan tanpa hambatan.
BACA JUGA : Relokasi Pedagang Sayur Pasar Bitingan Digelar 8 Januari, Akankah Kunarto Cs Melawan?
Jasmi menjelaskan, gedung madin yang lama memang berada di titik strategis yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih. Karena itu, pemerintah desa bergerak cepat dengan membangun gedung pengganti.
Ia menyebut, pembangunan gedung baru madin telah dimulai dan masuk tahap awal. Pemerintah desa juga telah menyusun rencana lanjutan agar fasilitas pendidikan tersebut bisa segera difungsikan secara optimal.
“Saat ini sudah dibangunkan gedung baru pertama untuk madin, rencananya akan dilanjutkan. Tapi kalau KDMP tidak jadi di situ ya terpaksa belum bisa dilanjutkan,” ujar Jasmi, Jumat (2/1/2026) sore.
Menurut Jasmi, kelanjutan pembangunan gedung madin sangat bergantung pada kepastian pembangunan KDMP di lokasi tersebut. Apabila rencana koperasi desa batal, maka pembangunan madin akan dievaluasi ulang.
Ia mengungkapkan, pemerintah desa sebenarnya telah menyiapkan anggaran lanjutan untuk menyelesaikan pembangunan gedung madin baru. Anggaran tersebut telah masuk dalam perencanaan resmi desa.
“Sudah ada RAB-nya. Kalau jadi di sana ya langsung dilanjutkan, anggaran sudah disiapkan,” lanjutnya.
BACA JUGA : Menyongsong Awal Tahun Baru, Melakukan Pelantikan Ratusan Pejabat
Jasmi menambahkan, keberadaan KDMP menjadi prioritas utama pemerintah desa karena koperasi tersebut dirancang sebagai penggerak ekonomi warga Cingkrong. Pemerintah desa menilai koperasi desa memiliki dampak jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat.
Ia menuturkan, apabila pembangunan Koperasi Desa Merah Putih harus dialihkan ke lokasi lain, maka pemerintah desa perlu menyiapkan biaya tambahan.
Beberapa alternatif lokasi yang tersedia dinilai membutuhkan pekerjaan pengurukan dan penataan lahan.
Kondisi tersebut membuat pemerintah desa harus bersikap fleksibel dalam pengelolaan anggaran. Jasmi menegaskan bahwa desa akan menyesuaikan prioritas sesuai kebutuhan di lapangan.
BACA JUGA : Jelang Porprov, Atlet Bulutangkis Batang Jalani Cek Kesehatan
Ia pun meminta masyarakat Cingkrong memahami kemungkinan pengalihan anggaran pembangunan madin demi menyiapkan lahan baru bagi KDMP. Menurutnya, kebijakan tersebut diambil demi kepentingan bersama.
“Kalau di lokasi lain kan bisa jadi butuh pengurukan dan lain sebagainya. Ya nanti harus rela kalau anggaran dialihkan untuk calon KDMP,” beberrnya.
Jasmi menekankan bahwa pembangunan KDMP bukan ditujukan untuk kepentingan kelompok tertentu. Pemerintah desa merancang koperasi tersebut sebagai sarana pemberdayaan ekonomi seluruh warga.
Ia berharap masyarakat tidak melihat pembangunan KDMP sebagai ancaman bagi kegiatan keagamaan, khususnya madin. Sebaliknya, Jasmi menilai kedua fasilitas tersebut bisa saling melengkapi.
Lokasi madin yang berdekatan dengan masjid dinilai strategis untuk dikembangkan menjadi pusat aktivitas warga.
BACA JUGA : Pelatihan Keterampilan Buka Peluang Mandiri Anak Putus Sekolah
Kehadiran KDMP di kawasan tersebut diharapkan mampu menghidupkan perekonomian desa tanpa menghilangkan nilai-nilai religius.
“Masyarakat harus paham, KDMP ini kan untuk kita bersama. Di madin situ kan dekat masjid juga, harapannya pusat aktivitas agama juga sekaligus bisa jadi pusat ekonomi. Yang mau ke masjid bisa mampir ke KDMP,” katanya.
Pemerintah Desa Cingkrong optimistis kolaborasi antara pendidikan keagamaan dan penguatan ekonomi desa dapat berjalan beriringan. Perencanaan matang terus dilakukan agar tidak ada pihak yang dirugikan.
Ke depan, pemerintah desa berkomitmen membuka ruang komunikasi dengan warga agar setiap kebijakan dapat dipahami secara menyeluruh. Jasmi menegaskan, transparansi menjadi kunci dalam setiap proses pembangunan.
Dengan perencanaan yang terukur, Desa Cingkrong berharap pembangunan madin dan Koperasi Desa Merah Putih dapat memberikan manfaat nyata bagi generasi sekarang dan mendatang.
TYA WIDYA













