blank
Bupati Wonogiri Setyo Sukarno (kanan) melantik secara massal ratusan pejabat yang digelar di Pendapa Kabupaten Wonogiri.(Dok.Prokopim Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Menyongsong Tahun Baru 2026 di institusi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri, ditandai dengan pelantikan ratusan pejabat. Yang keberadaannya, disesuaikan dengan nomenklatur pada Sistem Organisasi Tata Kerja (SOTK) baru.

Bagian Prokopim Pemkab Wonogiri, mengabarkan, pelantikan massal para pejabat tersebut digelar di Pendapa Kabupaten Wonogiri. Dilakukan langsung oleh Bupati Wonogiri Setyo Sukarno. Sebagian pejabat, dilantik untuk menjalani mutasi dan promosi, serta sebagian lainnya dalam proses pengukuhan keberadaannya untuk memimpin institusi sesuai dengan nomenklatur STOK yang baru.

Ratusan pejabat baru yang dilantik tersebut, terdiri atas sebanyak 11 pejabat eselon II, 70 pejabat eselon III, 136 pejabat eselon IV dan 13 pejabat fungsionl di lingkungan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Wonogiri. Selain itu, Bupati juga melantik 134 Kepala Sekolah (Kasek) di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) dan pengukuhan Dewan Pendidikan Kabupaten Wonogiri.

Adapun para pejabat eselon II yang menjalani mutasi, antara lain Heru Utomo dari Kepala Bapperida menjadi Asisten II Sekda. Purwadi dari Kepala Dispera dan KPP, menjadi Kepala Bapperida. Dokter Adhi Dharma dari Direktur RSUD Soediran Mangun Sumarso menjadi Staf Ahli Bupati Wonogiri. Mubarok dari Staf Ahli Bupati Wonogiri menjadi Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes).

Kemudian, Bahari yang semula Kepala DLH menjadi Kepala DLH dan PKP. Anton Tiyas Harjanto dari Kepala Dinsos menjadi Kepala Dinsos PPKB dan P3A. Moch Chozinudin Holil dari Kepala BPKD menjadi Kepala BPKAD. Prihadi Ariyanto dari Kepala DPU menjadi Kepala DPUPR. Eko Subagyo dikukuhkan sebagai Kepala Dinas PMPTSP, Heru Nur Iswantoro dikukuhkan sebagai Kepala Dinas Kominfo, dan Mardianto dikukuhkan sebagai Inspektur Kabupaten Wonogiri.

Dua jabatan eselon II, yakni Direktur RSUD Soediran Mangun Sumarso dan Asisten III Sekda Wonogiri kini kosong. Bupati mengatakan, jabatan Direktur RSUD dan Asisten III Sekda untuk sementara akan diampu oleh Pelaksana Tugas (Plt).

Pensiun

Ada beberapa pejabat eselon II yang akan pensiun dalam waktu dekat ini. Yakni Asisten I Sekda Wonogiri Teguh Setiyono, Staf Ahli Bupati Wonogiri Aris Tri Budoyo, dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sutardi. Teguh Setiyono akan pensiun Bulan Februari, Aris Tri Budoyo pensiun Bulan Maret, dan Sutardi pensiun Bulan April. Kekosongan jabatan eselon II tersebut, akan diisi melalui seleksi terbuka pengisian jabatan tinggi pratama.

Dalam kesempatan itu, Bupati menekan agar para pejabat mampu mengatasi persoalan-persoalan efisiensi. Juga melakukan peningkatan kapasitas dan kapabilitas melalui media digital dan menerapkan paperless. ”Utamanya dalam upaya mendekatkan jarak antara pemerintah dengan masyarakat. Hal ini butuh inovasi,” tandas Bupati.

Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, mengatakan, momentum pelantikan ini memiliki makna yang sangat strategis, karena dalam suasana awal dimulainya masa pengabdiannya sebagai bupati. Ratusan pejabat yang dilantik, adalah orang-orang terpilih yang dipercaya mampu menjadi mesin penggerak birokrasi yang lebih kuat.

“Fokus utama saya ke depan, adalah menghadirkan pelayanan publik yang jauh lebih baik. Saya tidak ingin lagi mendengar keluhan masyarakat terkait prosedur yang berbelit-belit atau pelayanan yang lambat,” tegas Bupati Setyo Sukarno.

Menurut Bupati, Pemkab Wonogiri harus berupaya menciptakan birokrasi yang “melayani dengan hati”. Para pegawai harus responsif terhadap keluhan warga, dan mampu memanfaatkan teknologi digital secara optimal, guna memangkas sekat-sekat birokrasi yang menghambat kepentingan masyarakat.

Ditegaskan, kualitas pelayanan masyarakat di bawah kepemimpinannya harus meningkat. Setiap pejabat di level administrasi maupun fungsional, perlu memiliki indikator kinerja utama yang jelas dan terukur. “Saya menginginkan budaya kerja yang berorientasi pada hasil, bukan sekadar menggugurkan kewajiban administratif,” pesan Bupati.(Bambang Pur)