blank
Ketua PWO Ali Achwan saat melakukan pemotongan tumpeng disaksikan oleh Forkopinda Jepara bersama dengan PWO Jepara. Foto: Hadepe.

JEPARA (SUARABARU.ID) – Perkumpulan Wartawan Online Jepara memperingati hari lahirnya yang ke – 5, Rabu ( 17 / 12- 2025). Acara yang berlangsung di Hotel d’Season Premiere Jepara ini berlangsung semarak dan dihadiri Bupati Jepara, Dandim 0719 Jepara, Kapolres Jepara, sejumlah pejabat, aktivis dan pengurus serta anggota PWO Jepara

Acara dibuka dengan tarian Denok Semarang dari sanggar tadi Gama Petra Kepuk yang menari Denok Semarang dengan iringan lagu Gambang Semarang. Juga ada penyerahan santunan kepada 10 anak yatim piatu oleh Ketua PWO Jepara serta pemotongan tumpeg Ali Achwan ST, MH.

blank
Penyerahan Santunan oleh Ali Ichwan bersama anak yatim piatu penerima santunan. Foto: Hadepe.

Bupati Jepara Witiarso Utomo dalam sambutannya yang disampaikan oleh Kadis Kominfo Kab. Jepara Budhi Sulistyawan, S.STP., M.Si. berharap, momentum peringatan ini dapat dimanfaatkan sebagai ajang refleksi sekaligus peneguhan komitmen dalam menjaga profesionalisme dan etika jurnalistik di era digital.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Budi Sulistyawan mengatakan bahwa lima tahun perjalanan organisasi menjadi bukti konsistensi insan pers online dalam menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab kepada masyarakat.

blank
Ketua PWO Jepara bersama jajaran pengurus dan anggota. Foto: Hadepe.

“Kita semua memahami bahwa media online saat ini memiliki peran yang strategis. Perkembangan media online telah membawa perubahan besar dalam cara warga masyarakat memperoleh informasi. Media online memiliki keunggulan kecepatan, kemudahan akses, serta kedekatan dengan isu-isu lokal.” Ujar Budi Sulistyawan mewakili Bupati saat membuka acara.

Dia menyampaikan pesan dari Bupati Jepara bahwa di tengah pesatnya perkembangan media digital, tantangan dunia pers juga makin kompleks. Karena itu, organisasi wartawan memiliki peran penting dalam menjaga profesionalisme anggota, menegakkan kode etik jurnalistik, serta membangun kepercayaan publik terhadap profesi wartawan.

“Kami di jajaran Pemerintah Kabupaten Jepara senantiasa membuka ruang komunikasi yang sehat dan saling menghormati dengan seluruh insan pers. Sehingga mari kita jaga bersama iklim informasi yang sehat, mencerdaskan, dan menyejukkan, demi Jepara yang makin makmur, unggul, lestari dan religious,” pungkas Budi Sulistyawan mewakili Witiarso Utomo.
Teguhkan komitmen.

Sementara Ketua PWO Jepara Ali Achwan dalam wawancara khususnya menegaskan komitmennya sebagai perkumpulan Pers yang mengedepankan profesionalisme dengan menjunjung tinggi kode etik juralistik. “Tantangan utama jurnalisme saat ini adalah maraknya hoaks dan disinformasi. Oleh karena itu, wartawan dituntut tidak hanya cepat, tetapi juga cermat dan taat pada kode etik jurnalistik,” ujarnya.

Sedangkan posisi organisasi yang di pimpinnya adalah independen yang mengedepankan kepentingan masyarakat dan bangsa. “ Jadi kami bukan corong pemerintah, tetapi mitra yang kritis dan konstruktif serta membuka pintu untuk bekerjasama,” tegasnya Ali Achwan.
Hadepe