MAGELANG (SUARABARU.ID) — Sebanyak 622 tenaga keagamaan di Kota Magelang menerima dana hibah mencapai Rp 746.400.000, atau masing-masing menerima Rp 1,2 juta.
Dana hibah ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Magelang tahun anggaran 2025.
Secara simbolis, hibah diserahkan Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, di Pendapa Pengabdian, beberapa hari lalu.
Damar menjelaskan, bantuan ini wujud nyata kepedulian dan perhatian pemerintah terhadap kehidupan beragama di wilayahnya.
”Walaupun tidak seberapa, ini adalah wujud perhatian Pemkot Magelang kepada panjenengan semua. Mari kita jadikan Kota Magelang semakin toleran dengan aksi nyata, saling membantu dan hidup berdampingan dengan penuh rasa hormat,” ajak Damar.
Ia berharap, para penerima hibah dapat terus berperan aktif menjaga harmoni sosial di lingkungan masing-masing. Ia juga berkomitmen untuk meningkatkan alokasi dana hibah di tahun mendatang.
”Semoga tahun depan bisa kita tingkatkan,” ucapnya.
Damar melanjutkan, kegiatan ini ada sekaligus menegaskan posisi Kota Magelang sebagai wilayah dengan indeks toleransi yang terus dijaga.
Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kementerian Agama (Kemenag) Kota Magelang, Arif Yudha Himawan menjelaskan, hibah ini merupakan bentuk dukungan pemerintah terhadap kegiatan keagamaan dan pengelolaan fasilitas ibadah.
Untuk memastikan penyaluran tepat sasaran, tim pelaksana hibah melakukan proses verifikasi berlapis bersama pengelola tempat ibadah, kelurahan dan lembaga keagamaan.
”Data diverifikasi agar tidak terjadi penerimaan ganda antara dana pemerintah yang bersumber dari APBD maupun APBN,” jelasnya.
Arif turut mengapresiasi para tokoh agama sebagai mitra strategis pemerintah yang berperan besar menjaga suasana kondusif, menjadikan Kota Magelang sebagai kota damai, berbudaya dan religius. (Prokompimkotamgl)













