SUKOHARJO (SUARABARU.ID) – Warga Kampung Madyorejo, Kelurahan Jetis, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, melakukan gerakan bersama menghijaukan lingkungan. Ini mereka lakukan, untuk sekaligus membudayakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Tokoh masyarakat Sukoharjo, Begug Suwarman, semalam, mengabarkan, gerakan menghijaukan lingkungan dilakukan dengan menggelar kerja bakti bersih-bersih bersama. Ini dilakukan di wilayah RT 01/RW 07. Kegiatan yang dilaksanakan Minggu (7/12/25) ini, sekaligus sebagai upaya mempercantik lingkungan.
Ketua Rukun Tetangga (RT) 01/RW 07 Madyorejo, Joko Sarjana, menyampaikan, sebagai warga yang baik harus memiliki tanggung jawab untuk menjaga lingkungannya masing-masing. Tujuannya, guna menciptakan kebersihan yang menjadi pangkal kesehatan. Kepada semua warga, diserukan memiliki pandangan dan pemahaman tentang pentingnya hidup bersih dan sehat bagi semua.
”Mari kita bersama-sama, untuk menciptakan lingkungan yang lebih nyaman, sehat dan tertata rapi,” tegas Joko Sarjana. Gerakan yang dilakukan dalam kerja bakti bersama ini, diharapkan dapat dijadikan contoh sekaligus sebagai pembelajaran bagi generasi muda dalam menyongsong masa depan.
Lingkungan yang bersih dan sehat, sangat penting untuk diwujudkan bersama, agar memberikan dampak positif pada kesehatan bagi semua masyarakat. Sampah yang berserakan, saluran air yang mampet dan udara yang kotor, dapat berpotensi memicu kemunculan berbagai penyakit.
Cikungunya
Lingkungan yang kotor, dapat menyebabkan warga sakit diare. Saluran air yang mampet dapat memunculkan penyakit Cikungunya dan Demam Berdarah Dengue (DBD). Kemudian udara yang tercemar, dapat menimbulkan penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA).
Berkaitan hal tersebut, semua warga diimbau untuk peduli membersihkan lingkungan, demi menjaga kesehatan diri sendiri, keluarga dan semua warga.
Teknis gerakan bersih-bersih kampung, dipimpin Wakil Ketua RT, Murwat. Yang mengajak semua warga melakukan kerja bakti bersama demi menciptakan kebersihan, termasuk membersihkan rumput liar, memangkas dahan pohon yang menjulur ke jalan. Juga melakukan penataan tanaman hias di sepanjang kanan kiri jalan. Yakni di sepanjang tepi Jalan Semeru, Krakatau, sebagian di ruas Jalan KH Dewantara dan Jalan Agung.
Bersamaan kegiatan tersebut, ditanam sebanyak 200 bibit tanaman, terdiri atas bibit Cabe 90 batang, terong 60 batang dan tomat 50 batang, sebagai upaya membangun kebun sayur mini. Penanamannya dilakukan di depan rumah masing-masing warga, untuk dirawat sehingga kelak bisa memetik buahnya.
Bersamaan itu, Ketua Seksi Lingkungan, Purwanto, memimpin warga melakukan penataan ulang tiang lampu penerangan jalan dan mendirikan 21 tiang lampu jenis stainless steel (anti karat) secara seragam di sepanjang Jalan Agung. Harapannya, bila tiba malam hari ruas jalan itu dalam kondisi terang benderang.(Bambang Pur)













