blank
Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Mohamad Bimo Seno saat menerima penghargaan juara I Anev Operasi Zebra Candi 2025 yang diserahkan oleh Kasat PJR Ditlantas Polda Jateng, AKP Endi. Foto: dok Satlantas Polres Grobogan./

GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Satlantas Polres Grobogan kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat provinsi.

Satuan Lalu Lintas Polres Grobogan ini sukses meraih Juara I Anev Operasi Zebra Candi 2025 untuk kategori wilayah tipe B di bawah jajaran Ditlantas Polda Jateng.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Kasat Lantas Polres Grobogan, AKP Mohamad Bimo Seno, dalam sebuah agenda resmi yang berlangsung di Kota Semarang, pada Kamis (4/12/2025).

BACA JUGA : Dewan Penasihat USM Tekankan Pentingnya Peningkatan Kualitas dan Daya Saing

Kasat PJR Polda Jawa Tengah, AKBP Endi, menyerahkan piagam penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi atas kinerja optimal Satlantas Polres Grobogan selama pelaksanaan Operasi Zebra Candi 2025.

Prestasi ini menjadi catatan penting sepanjang masa kepemimpinan AKP Mohamad Bimo Seno di Satlantas Polres Grobogan, sekaligus mengukuhkan komitmen institusi dalam meningkatkan keselamatan berlalu lintas.

AKP Mohamad Bimo Seno menegaskan bahwa capaian ini lahir dari kerja keras seluruh personel yang bergerak secara solid dan disiplin selama operasi berlangsung.

“Alhamdulilah, prestasi ini adalah capaian yang lahir dari kerja keras seluruh personel yang berperan serta selama pelaksanaan Operasi Zebra Candi 2025 berlangsung,” jelas AKP Mohamad Bimo Seno.

BACA JUGA : Progres Program DAK PPKT Wilayah Jengglong Tembus 80 Persen, Disperakim Grobogan Targetkan Tuntas Bulan Ini

Ia juga menegaskan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan serta dukungan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan Satlantas Polres Grobogan meraih penghargaan tersebut.

Menurutnya, seluruh personel menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab sejak hari pertama Operasi Zebra Candi 2025 digelar secara serentak di wilayah Jawa Tengah itu.

Sebelumnya, Polda Jawa Tengah melaksanakan Operasi Zebra Candi 2025 selama dua pekan penuh, mulai 14 hingga 30 November 2025, dengan fokus pada peningkatan kepatuhan berlalu lintas.

AKP Mohamad Bimo Seno menjelaskan bahwa Ditlantas Polda Jateng menilai kinerja berdasarkan hasil analisis dan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh rangkaian kegiatan operasi.

“Penilaian tersebut mencakup kegiatan sosialisasi, imbauan kepada masyarakat, patroli rutin, peneguran, penindakan pelanggaran, hingga upaya penertiban balap liar,” papar Kasat Lantas.

Berdasarkan evaluasi tersebut, Satlantas Polres Grobogan dinilai mampu menjalankan seluruh tahapan operasi secara efektif dan terukur.

Keberhasilan ini sekaligus mendorong jajaran Satlantas Polres Grobogan untuk terus melakukan pembenahan internal serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

AKP Mohamad Bimo Seno menyebutkan bahwa laporan hasil Anev menjadi dasar dalam menyusun strategi pengamanan dan pelayanan berikutnya, terutama menjelang Operasi Lilin Candi pada Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

“Selama pelaksanaan Operasi Zebra Candi 2025, Satlantas Polres Grobogan mencatat total 4.358 pelanggaran lalu lintas di wilayah hukum Polres Grobogan,” jelas pria yang pernah bertugas di Polres Banjarnegara itu.

Data pelanggaran tersebut berasal dari sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) serta penindakan langsung melalui tilang manual di lokasi yang tidak terjangkau kamera ETLE.

Dari total jumlah tersebut, sebanyak 2.647 pelanggar atau sekitar 61,58 persen tertindak melalui ETLE, sementara 1.013 pelanggar atau 23,16 persen dikenai tilang manual.

Selain itu, sebanyak 725 pelanggar atau 15,26 persen hanya menerima teguran sebagai bentuk pembinaan di lapangan.

AKP Mohamad Bimo Seno mengungkapkan bahwa pelanggaran yang paling dominan masih berkaitan dengan penggunaan helm yang tidak sesuai standar SNI serta TNKB yang tidak sesuai ketentuan.

Jika dibandingkan dengan pelaksanaan operasi tahun sebelumnya, Satlantas Polres Grobogan menunjukkan perubahan yang cukup signifikan.

“Pada tahun 2024 lalu, jumlah teguran tercatat mencapai 2.941 kasus, tilang manual 420 kasus, dan tindakan tilang elektronik masih belum terlalu banyak,” tambah dia.

BACA JUGA : Sekolah Menengah Kejuruan Harus Segera Bertransformasi

Pada Operasi Zebra Candi 2025, jumlah teguran tercatat menurun tajam hingga 77 persen, sementara tilang manual justru meningkat lebih dari 135 persen sebagai bentuk penegakan hukum yang lebih tegas.

Meski operasi telah berakhir, AKP Mohamad Bimo Seno tetap mengimbau masyarakat Kabupaten Grobogan agar terus mematuhi aturan lalu lintas, khususnya dalam penggunaan helm serta kelengkapan surat kendaraan.

Pihaknya berharap masyarakat semakin sadar pentingnya keselamatan berkendara, turut mencegah kecelakaan lalu lintas, serta mendukung seluruh program Satlantas Polres Grobogan ke depan.

TYA WIDYA