blank
Sejumlah penonton dari berbagai kalangan, hampir mengisi penuh Teater 5 di Ctraland XXI, saat menyaksikan film 'Pesugihan Sate Gagak'. Foto: riyan

SEMARANG (SUARABARU.ID)– Suasana di dalam Gedung Bioskop Citraland XXI, Teater 5, Sabtu (8/11/2025) sore itu terasa mencekam, begitu membaca judul film ‘Pesugihan Sate Gagak’ muncul di layar. Sejenak setelah itu, film pun kemudian mengalir perlahan.

Sekitar 73 pasang mata yang memenuhi gedung itu makin bergidik, tatkala musik “kelam” mulai mengalun perlahan. Namun lagu Jawa, Ojo Dibanding-bandingke, yang dinyanyikan seorang pria dengan suara sumbang, mengubah suasana menjadi lebih riang.

Ya, gambaran keseruan penonton itu muncul, saat menyaksikan film terbaru produksi Cahaya Pictures dan Base Entertainment, berkolaborasi dengan PK Films, Arendi, Laspro, IFI Sinema, dan Anami Films itu, dengan tema horor komedi.

BACA JUGA: Bupati Kudus Wajibkan ASN Jadi Anggota Koperasi Desa Merah Putih

Dibintangi Ardit Erwandha, Yono Bakrie, dan Benidictus Siregar, sebagai pemain utama, film ini juga didukung Yoriko Angeline, Nunung, Arief Didu, Firza Valaza, Arif Alfiansyah, Ence Bagus, Niniek Arum, Akbar Kobar serta Ciaxmen.

Penonton yang sebagian besar didominasi pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum itu, terlihat antusias menyaksikan film hingga akhir cerita. Tawa lebar sesekali terlontar, ketika tiga orang pemeran utama itu melakukan salah satu scene.

”Saya kaget, ketika mereka harus melakukan adegan telanjang. Bahkan itu dilakukan beberapa kali dalam beragam adegan,” ungkap Fitri, salah satu penonton yang dari Kendal, sambil masih menahan tawa.

BACA JUGA: Kebakaran Mobil di Jalan Terjadi Lagi di Wonogiri

Ditemui usai menonton bersama sang suami, dia juga menyebutkan alur cerita, ‘Pesugihan Sate Gagak’, mengalun perlahan khas film horor. Namun secara khusus dia menyebut, film itu cukup menghibur.

Hal senada disampaikan Andre, mahasiswa Unnes jurusan Akuntansi yang datang berombongan bersama kawan-kawannya. Menurut dia, film bergenre horor komedi itu mampu menampilkan sisi lain dari sebuah tayangan yang tak hanya menampilkan suasana seram dan kelam.

”Suasana komedi yang dimunculkan dari ketiga pemeran itu, mampu mencairkan suasana. Apalagi mereka banyak menggunakan bahasa Jawa, yang sangat mengena bagi warga Semarang,” kata pria asal Tangerang, Jawa Barat ini.

BACA JUGA: V. Djoko Riyanto Suami Wali Kota Semarang Meninggal Dunia

Film ‘Pesugihan Sate Gagak’ yang dijadwalkan tayang serentak di bioskop pada Kamis (13/11/2025) itu, disutradarai Etienne Caesar dan Dono Pradana, dengan penulis skenario Nuugro Agung.

Gambaran umum dari film ini, mengingatkan kita akan pentingnya kerja keras dan semangat pantang menyerah dalam menjalani kehidupan. Pilihan “jalan gelap” yang menawarkan banyak kenikmatan, niscaya akan berdampak buruk untuk semuanya.

Dalam film dengan produser Aoura Lovenson Chandra dan Fauzar Nurdin itu, mampu mengeksplor kemampuan akting Ardit Erwandha (Anto), Yono Bakrie (Dimas), dan Benidictus Siregar (Indra).

BACA JUGA: PDIH Unissula Lakukan Pengabdian Masyarakat Pencegahan Penyalahgunaan Obat-Obatan Terlarang

Untuk pertama kali, ketiganya tampil dalam satu scene sebagai pemeran utama dalam satu film layar lebar. Chemistry alami mereka, memunculkan dinamika persahabatan yang cair dan komedi yang spontan.

”Berakting komedi sekaligus horor sambil telanjang, sepertinya cuma akan terjadi di film ini. Ini jadi tantangan, sekaligus cara saya keluar dari zona nyaman. Buat kami bertiga, ini bentuk totalitas dan keseriusan sebagai aktor,” celetuk Ardit Erwandha, pemeran Anto.

‘Pesugihan Sate Gagak’ akan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai Kamis (13/11/2025), dan pembelian tiket untuk hari pertama sudah bisa dilakukan mulai Minggu (9/11/2025).

Riyan