blank
Babinsa Sertu Dwiyanto (kiri) dari Koramil-10 Wuryantoro Kodim 0728 Wonogiri, memberikan pendampingan pada kegiatan FFD yang digelar di kebun demplot di Desa Sumberejo, Kecamatan Wuryantoro, Kabupaten Wonogiri.(Dok.Pendim 0728 Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Kegiatan Farm Field Day (FFD), digelar di kebun Demonstrasi Plot (Demplot) tanaman cabai rawit (Capsicum annuum) yang berlokasi di Desa Sumberejo, Kecamatan Wuryantoro, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

Acara ini diisi dengan demonstrasi langsung, pelatihan dan diskusi, untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi dan keberlanjutan pertanian. FFD adalah pertemuan di lahan pertanian yang bertujuan untuk mempertemukan petani, penyuluh dan peneliti. Yakni dalam upaya berbagi informasi, pengalaman dan teknologi pertanian terbaru.Tujuannya, demi peningkatan hasil produksi secara maksimal, dan mengantisipasi kendala dalam budidaya. FFD atau hari temu lapang, ini sangat erat kaitannya dan menjadi lanjutan dari kegiatan sekolah lapang pertanian.

Kegiatan ini, bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani: Kegiatan sekolah lapang, lebih fokus pada proses pembelajaran praktis secara berkelanjutan. Sedangkan FFD, lebih merupakan acara pertemuan yang lebih singkat, untuk berbagi informasi dan demonstrasi teknologi terbaru.

Dandim 0728 Wonogiri Letkol (Inf) Edi Ristriyono melalui Penerangan Kodim (Pendim) Peltu Indra, menyatakan, Babinsa Sertu Dwiyanto dari Koramil-10 Wuryantoro, ikut serta memberikan pendampingan dalam FFD tersebut.

Kegiatan FFD, terlaksana atas kerja sama antara Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dengan Babinsa. “Melalui FFD, petani dapat memahami teknik-teknik baru dalam budidaya cabai, mulai dari pengolahan lahan, pemeliharaan tanaman hingga panen,”ujar Sertu Dwiyanto.

Termotivasi

Dengan kegiatan FFD, para petani dapat termotivasi dan terbantu. Sehingga budidaya cabai yang dilakukan dapat dilaksanakan dengan teknologi pertanian, supaya mendapatkan produksi maksimal.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan itu, disamping ikut memberikan pendampingan, juga untuk mempererat hubungan antara TNI, instansi pertanian dan masyarakat petani. Agar  tercipta sinergi yang kuat untuk kemajuan sektor pertanian.

Keterlibatan Babinsa dalam FFD tanaman cabai, menjadi bagian dari tugas, untuk tururt serta mendukung ketahanan pangan nasional, melalui pendampingan dan pemberdayaan petani di desa-desa binaan.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kabid Penyuluhan dan Pengembangan Pertanian Kabupatan Wonogiri M Shidiq Purwanto, Kapolsek Wuryantoro bersama jajaran Forkompimcam setempat. Ikut hadir Koordinator bersama para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Wuryantoro Ana Rahmawati, para Kepala Desa (Kades) dan Lurah se-Kecamatan Wuryantoro.

Juga hadir Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dari Desa/Kelurahan se-Kecamatan Wuryantoro bersama perwakilan petani cabai se-Kecamatan Wuryantoro.(Bambang Pur)