SLAWI (SUARABARU.ID) – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tegal terus memperkuat upaya peningkatan literasi digital di kalangan generasi muda melalui kegiatan sosialisasi bertema “Menjadi Remaja Cerdas di Era Digital” yang digelar pada Sabtu, (13/06/2026) di SMK Bhakti Praja Dukuhwaru.
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 35 siswa-siswi sebagai bagian dari edukasi untuk membangun kesadaran dalam memanfaatkan teknologi informasi secara bijak, aman, dan bertanggung jawab.
Kegiatan tersebut menghadirkan dua narasumber yang berkompeten di bidang komunikasi dan teknologi informasi, yakni Kepala Bidang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tegal, Alan Syamsudin, serta Direktur Utama LPPL Radio Slawi FM, Apun Yudoko.
Dalam sesi pemaparannya, Apun Yudoko menyampaikan materi mengenai public speaking atau kemampuan berbicara di depan umum. Ia menekankan bahwa kemampuan berkomunikasi merupakan salah satu keterampilan penting yang harus dimiliki pelajar di era digital untuk menyampaikan gagasan secara efektif, membangun kepercayaan diri, dan berinteraksi dengan baik di berbagai situasi.
Sementara itu, Alan Syamsudin membawakan materi mengenai etika bermedia sosial, perubahan gaya komunikasi, dan personal branding di era digital. Ia menjelaskan bahwa perkembangan teknologi dan media sosial telah mengubah cara masyarakat berkomunikasi, baik dalam menyampaikan informasi maupun membangun relasi sosial.
Dalam paparannya, Alan juga mengingatkan para peserta tentang berbagai tantangan di era digital, mulai dari penyebaran hoaks, penipuan daring, hingga teknologi deepfake yang mampu memanipulasi gambar, video, maupun suara sehingga tampak seperti asli. Ia menekankan pentingnya menjaga keamanan data pribadi dan tidak sembarangan membagikan informasi sensitif di internet karena berpotensi disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Para siswa aktif mengajukan pertanyaan, berdiskusi, serta mengikuti praktik yang dipandu oleh para narasumber sehingga suasana sosialisasi berlangsung interaktif dan komunikatif.
Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa-siswi SMK Bhakti Praja tidak hanya menjadi remaja yang cakap dalam memanfaatkan teknologi digital, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi yang baik, rasa percaya diri yang tinggi, serta mampu menyampaikan gagasan secara efektif di berbagai kesempatan.
Selain memberikan manfaat bagi para peserta, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran praktis bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi UPS Tegal dalam mengaplikasikan ilmu Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) dan keprotokolan yang telah dipelajari selama perkuliahan. Kolaborasi antara dunia pendidikan, pemerintah, media, dan mahasiswa diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang siap menghadapi tantangan sekaligus memanfaatkan berbagai peluang di era digital secara bijak dan bertanggung jawab.
Nur Muktiadi











