blank
Sejumlah mahasiswa USM saat mengikuti PKP2 yang Ditjen Dikti Ristek, pada Senin-Rabu (20-22/10/2025). Foto: dok/usm

SEMARANG (SUARABARU.ID)– Mahasiswa Universitas Semarang (USM) kembali menunjukkan kiprahnya, dalam dunia penelitian dan pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa USM mengikuti Penilaian Kemajuan Pelaksanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKP2), yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Dikti Ristek) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, pada Senin-Rabu (20-22/10/2025).

Kegiatan yang berlangsung secara daring itu, diikuti mahasiswa yang proposalnya berhasil lolos pendanaan dari Ditjen Dikti. Mereka adalah Nadhila Khoirun Nisa, Patonatul Millah, Luluk Nur Khumaidah, Fyanda Anggraeni, Annisa Dwi Nurrohmah, Sekar Cinta Amaria, Nanda Dwi Kurniawan, Fausta Rizky Abriansyah, Praditya Rendi, dan Masyitha Rizka Az’Zahra.

Ketua Unit Penunjang Non-Struktural Pusat Program Kreativitas Mahasiswa (UPNS PPKM) USM, Harmini ST MEng mengatakan, kegiatan PKP2 merupakan bentuk monitoring dan evaluasi (Monev), yang dilakukan Ditjen Dikti terhadap pelaksanaan program PKM yang telah didanai.

BACA JUGA: Mahasiswa Pariwisata USM Didorong Kembangkan Potensi Daerah lewat Penulisan Ilmiah

”PKP2 merupakan bentuk monitoring yang dilakukan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, kepada para mahasiswa yang proposal PKM-nya lolos didanai. Melalui kegiatan ini, Ditjen Dikti ingin melihat sejauh mana kemajuan dan dampak pelaksanaan kegiatan di lapangan,” ujar Harmini.

Lebih lanjut disampaikan, ada dua proposal PKM bidang Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dari mahasiswa USM, yang berhasil mendapatkan pendanaan dari Ditjen Dikti.

Kedua judul itu, ‘Quran Regulated Santri: Optimalisasi Strategi Belajar Melalui Self-Regulated Learning di Asrama Idzatunnasyiin MTsN 1 Kota Semarang’ dan ‘Digitalisasi Usaha Toko Sayur Lokal Melalui Platform E-Commerce Fresh Market: Inovasi Mahasiswa untuk Pemberdayaan UMKM’.

BACA JUGA: Tim PKM USM Beri Pelatihan Pengolahan Jagung di SMA Muhammadiyah 4 Kendal

Kegiatan PKP2 kali ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting, di mana setiap kelompok mahasiswa di-review dosen penilai (reviewer) dari Ditjen Dikti. Reviewer menilai capaian pelaksanaan kegiatan, keberlanjutan program, serta dampak sosial dari hasil pengabdian yang dilakukan mahasiswa.

Sementara itu, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan USM, Dr Muhammad Junaidi SHI MH memberikan apresiasi tinggi, kepada para mahasiswa yang telah lolos dan berhasil melaksanakan kegiatan PKM hingga tahap PKP2.

”Capaian ini membuktikan, mahasiswa USM tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Melalui program PKM, mahasiswa belajar untuk memecahkan permasalahan di lingkungan sekitar, dengan inovasi dan pendekatan ilmiah,” ujarnya.

BACA JUGA: Buku ‘Hukum Lingkungan dan Pembangunan Berkelanjutan’ Karya Kaprodi Magister Hukum USM Sangat Menginspirasi

Junaidi berharap, capaian itu dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berkarya. Dia juga ingin mahasiswa USM semakin aktif dalam kegiatan riset dan pengabdian masyarakat.

”Semangat dan konsistensi seperti ini perlu terus dijaga. Karena PKM bukan sekadar kompetisi, tetapi wadah belajar yang menumbuhkan empati, kreativitas, dan solusi nyata untuk masyarakat,” tegasnya.

Dengan partisipasi aktif dalam PKP2, diharapkan mahasiswa USM semakin terlatih dalam mengelola program yang berdampak sosial, serta memperkuat citra USM sebagai kampus yang berorientasi pada inovasi, kolaborasi, dan pengabdian kepada masyarakat

Riyan