blank
Area Manager Communication, Relations, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (RJBT), Taufiq Kurniawan.

SEMARANG (SUARABARU.ID) – Ramainya isu negatif soal kandungan etanol dalam BBM yang dijual belakangan ini, tidak mengganggu animo masyarakat untuk menggunakan BBM ramah lingkungan produksi Pertamina, alih – alih malah semakin meningkat minat masyarakat untuk menggunakannya.

Hal ini dibuktikan dengan semakin tingginya konsumsi BBM ramah lingkungan seperti Pertamax Green yang sejak dilaunching pada awal Juni 2025 terus meningkat penjualannya, terutama di wilayah Jawa Tengah.

Area Manager Communication, Relations, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (RJBT), Taufiq Kurniawan, mengungkapkan, hingga akhir September 2025 pihaknya mencatat realisasi penjualan Pertamax Green mencapai 348 kiloliter atau 228 persen dari target tahun 2025.

“Target awal kami hanya delapan outlet, tapi minat masyarakat luar biasa tinggi. Kami akan mengikuti perkembangan untuk menambah outlet maupun volume penjualan,” kata Taufiq, Selasa 7 Oktober 2025.

Lebih jauh Taufiq menjelaskan, saat ini outlet SPBU Pertamax Green telah tersedia di beberapa wilayah di Jawa Tengah. Untuk Kota Semarang sendiri saat ini sudah ada empat outlet seperti di SPBU Srondol, SPBU Akpol, Pujasera Energi (Semarang Barat), dan SPBU 44.502.08 Kedung Mundu.

“Selain itu ada satu di Kendal, satu di Batang, dan satu lagi di Kabupaten Brebes tepatnya di rest area kawasan heritage,” katanya.

Tercatat, dari data penjualan terakhir menunjukkan kalua wilayah Semarang, Kendal, dan Batang menjadi penyumbang terbesar dengan total 248 kiloliter atau lebih dari 70 persen penjualan regional dengan rata-rata harian di Semarang bisa mencapai 7.000 – 8.000 liter, sementara di Tegal sekitar 1.000 liter per hari.

Menurut Taufiq, tingginya minat masyarakat terhadap BBM Pertamax Green dengan Research Octane Number (RON) 95 itu menunjukkan kesadaran masyarakat terhadap bahan bakar rendah emisi makin tumbuh.

Oleh karena hal tersebut, atas tren positif ini pihak Pertamina berencana memperluas distribusi BBM Pertamax Green ke lebih banyak SPBU di seluruh wilayah Provinsi Jawa Tengah.

“Dengan penjualan yang mencapai lebih dari dua kali lipat target, kami optimistis ekspansi ke daerah lain akan segera dilakukan. Pertamax Green bukan hanya tentang efisiensi, tapi juga tentang masa depan energi Indonesia yang lebih hijau,” pungkasnya.

Hery Priyono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini