blank
Suasana Biofest 2025 Competition bertema “A Celebration of Knowledge, Innovation, and Care for Our Environment”. Foto: UKSW

“Yang paling berkesan adalah bisa bertemu dengan peserta lain yang idenya luar biasa. Rasanya kami belajar banyak sekaligus termotivasi,” imbuh Nathania, didampingi Nayla Althafunnisa, Kenayu Vitanestu, dan Naurah Khumairoh.

Ruang Inspirasi, Bukan Sekadar Kompetisi

Koordinator Biofest 2025, Andreas Binar Aji Sukmana, S.Si., M.S., menegaskan, Biofest adalah ruang pembelajaran yang hidup. “Kami ingin siswa melihat biologi bukan hanya sebagai hafalan, tetapi sebagai ilmu yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Tema lingkungan tahun ini menjadikan biologi lebih aplikatif, relevan, dan menyenangkan,” jelasnya.

Ia menyampaikan, “Keunikan Biofest terletak pada perpaduan aspek akademik dan kreativitas, sehingga siswa dapat berpartisipasi sesuai minat dan bakat mereka. Antusiasme peserta tahun ini sangat tinggi, datang dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Harapan kami, kegiatan ini melahirkan generasi muda yang lebih peduli lingkungan sekaligus menjadi bibit unggul yang kelak bergabung di Fakultas Biologi UKSW,” tambahnya.

Ketua Panitia Dies Natalis ke-63 Fakultas Biologi, Dr. Risya Pramana Situmorang, M.Pd., menyebut Biofest sebagai bagian dari tridharma perguruan tinggi. “Dies tahun ini tidak sekadar perayaan internal, tetapi juga bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lomba ini menjadi wujud nyata dedikasi Fakultas Biologi membentuk generasi yang cerdas, inovatif, sekaligus peduli lingkungan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan terselenggaranya Biofest 2025 tidak lepas dari dukungan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah yang turut menjadi mitra penting dalam menghadirkan ruang kompetisi dan inspirasi bagi generasi muda.

Sementara itu, Wakil Dekan Fakultas Biologi Dr. Elizabeth Betty Elok Kristiani, M.Si., dalam sambutannya menekankan makna jangka panjang Biofest. “Ini bukan sekadar perlombaan, melainkan ruang inspirasi dan kolaborasi. Kami percaya, dari ajang seperti inilah tumbuh generasi yang mencintai ilmu, inovatif, dan memiliki kepedulian mendalam pada bumi,” tuturnya.

Inovasi dari Ide Sederhana

Setelah melalui proses penjurian, diumumkan para pemenang Biofest 2025. Lomba Cerdas Cermat Biologi Juara 1 diraih SMAN 3 Semarang, Juara 2 SMAN 3 Surakarta, Juara 3 SMAN 1 Salatiga, Juara 4 SMAN 1 Boyolali. Sementara itu, lomba Proyek Biologi Juara 1 diraih SMAN 1 Ambarawa, Juara 2 SMA Kristen Satya Wacana, Juara 3 SMAN 1 Cawas, Juara 4 SMAN 1 Teras. Pada kategori Poster Kreatif, Juara 1 diraih Dina Aulia Fauziyah El Huda dari SMPN 6 Salatiga, Juara 2 Ardyano Lodewick Sohilah dari SMP Kristen Lentera, dan Juara 3 Rafael Asa Krisnawan dari SMP Kristen Getasan.

Biofest 2025 juga dimeriahkan expo karya mahasiswa Fakultas Biologi UKSW yang menampilkan inovasi aplikatif, mulai dari Potpourri Beam Box tentang komponen biotik dan abiotik, lilin aromaterapi, hingga produk sehat seperti Lemint Ginger dan yoghurt puding. Expo ini sekaligus menunjukkan kualitas dan kreativitas mahasiswa Biologi UKSW dalam menghadirkan solusi berbasis ilmu.

Karya-karya dalam Biofest 2025 menegaskan bahwa inovasi bisa lahir dari ide sederhana, bahkan dari limbah yang sering terabaikan. Biofest 2025 menjadi bukti nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung Tujuan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 pendidikan berkualitas, SDG 12 konsumsi dan produksi berkelanjutan, serta SDG 13 penanganan perubahan iklim.

Ning S