blank
Bupati Jepara Witiarso Utomo sesaat sebelum meluncurkan Inovasi layanan yang diberi nama Go Ambulance Sakti. Foto: Kanal Budiarto

JEPARA (SUARABARU.ID)- Masyarakat Jepara kini bisa mendapat layanan darurat kurang dari 15 menit. Inovasi layanan yang diberi nama Go Ambulance Sakti itu diluncurkan Bupati Jepara Witiarso Utomo, Rabu (1/10/2025), di halaman kantornya.

“Saya memberikan apresiasi atas inovasi yang mendukung program unggulan Jepara Tanggap ini,” Mas Wiwit, demikian sapaan akrabnya, saat menyampaikan amanat upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila.

Peluncuran resmi Go Ambulance Sakti itu memang dirangkai dengan upacara tersebut, serta penyerahan Surat Keputusan Pengangkatan 1.202 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

blank
Bupati Jepara Witiarso Utomo bersama Forkopimda, Sekda dan manajemen RSUD RA Katini Jepara. Foto: Kanal Budiarto

Dalam kesempatan itu, Mas Wiwit juga mengajak jajarannya membuktikan komitmen  dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik bagi masyarakat Jepara.

Nama inovasi layanan darurat Go Ambulance Sakti merupakan akronim  Gerak Optimal Ambulans Cepat, Siaga, Aksi, dan Terintegrasi yang dikembankan RSUD R.A. Kartini Jepara. Inovasi Dengan tagline “Tanggap Darurat Digital, Selamatkan Lebih Cepat”, layanan ini menghubungkan PSC 119, Jepara Tanggap 112, RSUD, puskesmas jejaring, hingga ambulans swasta dalam satu sistem terpadu.

Direktur RSUD R.A. Kartini Jepara Dokter Tri Iriantiwi menyebut, dengan dukungan call center guiding dan pemantauan armada secara real-time, masyarakat dijamin mendapat respons cepat dengan target waktu kurang dari 15 menit.

Inovasi ini, dia sebut tidak hanya mempercepat penanganan pasien gawat darurat, tetapi juga memperluas akses layanan kesehatan yang cepat, tepat, dan berkeadilan, termasuk layanan gratis untuk radius lima kilometer.

“Harapan kita, Go Ambulans Sakti mampu menurunkan angka kematian dini, meningkatkan keselamatan pasien, dan menjadikan Jepara sebagai daerah dengan layanan kesehatan modern, responsif, dan berbasis digital,” kata Tri Iriantiwi.

Dia mendampingi Bupati Mas Wiwit, Wakil Bupati Gus Hajar, Wakil Ketua DPRD Pratikno, dan jajaran Forkopimda Kabupaten Jepara meluncurkan simbolis layanan tersebut dengan memecah kendi  dan menyiramkan air pada salah satu armada ambulans.

Hadepe