blank
LPPM USM saat menggelar kegiatan Penyegaran Supervisor dan Dosen Pembimbing Lapangan KKN PPM XXVII, Senin (22/9/2025). Foto: dok/usm

SEMARANG (SUARABARU.ID)– Universitas Semarang (USM) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), menggelar kegiatan Penyegaran Supervisor (SPV) dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Kuliah Kerja Nyata (KKN) PPM XXVII Semester Gasal 2025/2026, di Ruang Teleconference Lantai 8, Gedung Menara Prof Dr H Muladi SH, Senin (22/9/2025).

Acara ini dibuka langsung oleh Rektor USM, Dr Supari ST MT. Pada sambutannya disampaikan, pentingnya KKN sebagai sarana pembelajaran mahasiswa, sekaligus pemberdayaan masyarakat.

Ketua Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat LPPM USM, Ir Bambang Tutuko MM MT menjelaskan, KKN PPM ke-27 tahun ini, akan dilaksanakan di tiga kecamatan yang ada di Kota Semarang, Kecamatan Gunungpati, Kecamatan Semarang Timur, dan Kecamatan Genuk.

BACA JUGA: USM Gandeng Damkar Kota Semarang Gelar Pelatihan Penanggulangan Kebakaran

”Hingga pagi tadi tercatat ada 696 mahasiswa yang sudah mendaftar, dari total 951 mahasiswa yang terjadwal mengikuti KKN. Saat ini masih dalam tahap validasi,” ujar Bambang Tutuko.

Menurutnya, agenda KKN PPM XXVII akan diawali dengan pembekalan mahasiswa, dilanjutkan survei, serta penyusunan program kerja. Pelepasan mahasiswa secara resmi akan dilaksanakan pada 7 Oktober 2025, di Auditorium Ir Widjatmoko USM. Mahasiswa akan berada di lokasi pengabdian selama satu bulan.

”Kegiatan KKN akan ditarik pada 6 November 2025, dengan puncak kegiatan berupa Expo KKN PPM XXVII, yang dijadwalkan pada 5 November 2025,”jelasnya.

BACA JUGA: BKPA Fakultas Teknologi Pertanian USM Gelar Pelatihan Pengolahan Pangan dari Pisang dan Cabai Merah

Adapun tema yang diusung dalam KKN PPM XXVII ini ada tiga, yakni bidang lingkungan dan kebencanaan, pengembangan UMKM, serta kesejahteraan sosial.

”Harapannya, kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat, semakin dirasakan manfaatnya. Pada periode sebelumnya, tingkat kepuasan masyarakat sudah baik, dengan rata-rata skor di atas 4 dari skala 5. Namun kami ingin hasilnya lebih meningkat lagi, sehingga program KKN benar-benar memberikan tinggalan yang berkelanjutan bagi masyarakat,” pungkasnya.

Riyan