blank
Pengurus KONI Kota Magelang audensi dengan DPRD. (Dok KONI Kota Magelang)

 

MAGELANG (SUARABARU.ID) – Pengurus KONI Kota Magelang 2025-2029 dipimpin Ketua Umum Ali Sobri Sungkar, Senin (22/8) melakukan audensi dengan DPRD setempat.

 

Ali selain didampingi pengurus harian, juga ikut serta hadir pada audensi itu Ketua Dewan Penyantun KONI Slamet Santosa dan anggota, juga hadir anggota Dewan Kehormatan KONI, Yahya Budiman.

 

Kedatangan pengurus KONI diterima Ketua DPRD Kota Magelang Evin Sapta Haryanto Kamil, Wakil Ketua  DPRD Bustanul Arifin dan Ketua Komisi C Narisqa.

 

Pada pertemuan itu Ali menyampaikan prestasi yang sudah diraih pada  periode lalu, serta persiapan berbagai cabang olah raga menghadapi Pra Porprov dan Porprov 2026.

 

Selain itu, dia memaparkan anggaran hibah untuk KONI yang digunakan untuk pengadaan sarana dan prasarana, latihan atlet  dan lainnya, termasuk rencana anggaran untuk tali asih atlet yang berhasil meraih medali pada Porprov Jateng 2026.

 

Ali mengemukakan, kebutuhan anggaran KONI tahun 2025 sebesar Rp 7,3 miliar. Total yang diterima KONI sekitar Rp 2 miliar.

 

Setelah Ali melaporkan, Ketua DPRD Evin Sapta Haryanto Kamil mengatakan, ‘’Masukan dari KONI dapat membukakan  pikiran kami (DPRD red).’’

 

blank
Seusai audensi pengurus KONI foto bersama dengan pimpinan DPRD. (Dok KONI Kota Magelang)

 

Menurutnya, keberanian Pemkot Magelang dalam memberi bantuan anggaran perlu dipertanyakan.

‘’Masa mau juara anggaran segitu. Target naik, maka anggaran harus naik juga. Juga uang kehormatan untuk pengurus tidak ada. Padahal itu bentuk apresiasi dan terima kasih dari pemerintah,’’ terangnya.

 

Wakil Ketua DPRD Bustanul Arifin menegaskan, untuk meningkatkan prestasi tidak mungkin tidak membutuhkan biaya. Latihan harus dilakukan kontinyu termasuk kebutuhan vitamin dan peralatan pendukungnya.

 

‘’Ke depan perlu  disuport supaya terus berprestasi, dan bisa menjadi kebanggan kita,’’ pintanya.

 

Ketua Komisi C Narisqa mengatakan, ‘’Teman-teman kami (DPRD) belum begitu dalam tahu tentang kegiatan KONI. Termasuk prestasi di eks Karesidenan Kedu, bahwa prestasi olah raga Kota Magelang menduduki urutan nomor 1. Sedang di Jateng menduduki urutan ke 16.’’

 

‘’KONI sudah memberikan prestasi, kami berterima kasih. Kami juga ikut bertanggung jawab, dan turut memperjuangkan supaya atlet kita makin dihargai,’’ tegas Narisqa.

 

Doddy Ardjono