blank
Anggaran Rp 430 Miliar Disiapkan Pemkab, Jalan Rusak di Blora Segera Diperbaiki, Kamis 9 September 2025. Foto: Kudnadi Saputro Blora

BLORA (SUARABARU.ID) — Ruas-ruas jalan di wilayah Kabupaten Blora yang mengalami kerusakan segera tertangani, Pemerintah Kabupaten Blora menyiapkan anggaran mencapai Rp 430 miliar, untuk pembangunan infrastruktur jalan rusak pada tahun 2025.

Hal itu disampaikan Bupati Blora, pada acara Penyerahan Penghargaan Desa Lunas PBB P2 Tercepat di Pendopo Bupati Blora, Kamis 9 September 2025, meski menghadapi keterbatasan anggaran daerah.

Pemkab Blora di bawah kepemimpinan Bupati Blora, Arief Rohman terus menjalin sinergi dengan pemerintah pusat, provinsi, hingga mengupayakan pinjaman daerah untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur.

“Kami laporkan bahwasannya, Alhamdulillah, tahun ini kita mungkin rekor ya, Saya total tahun ini anggaran pembangunan infrastruktur untuk membangun jalan, baik itu yang bersumber dari APBN dalam hal ini adalah bantuan keuangan Inpres Jalan Daerah, ada yang dari Provinsi, ada yang dari DAK, DAU dan juga ada yang dari pinjaman daerah tahun ini kira-kira hampir Rp 430 miliar,” ungkap Bupati Blora.

Disampaikan, saat ini sudah berlangsung sekitar 103 ruas jalan yang dibangun, termasuk kaitannya dengan bantuan pinjaman daerah juga sudah diizinkan oleh Kementerian Keuangan.

Kemudian, untuk Kabupaten Blora di tahun ini mendapatkan bantuan Inpres Jalan Daerah yang mana akan sangat bermanfaat dalam mendukung pembangunan di Blora.

“Terkait dengan Inpres jalan daerah kita, Alhamdulillah dapat rekor tertinggi se-Jawa Tengah, ini juara satunya yang menerima banyak ini Blora yang dapat Inpres ini sekitar 97 miliar, hampir 100 miliar ini,” imbuh Bupati Blora.

Dikemukakan, nantinya sejumlah ruas-ruas strategis diperkirakan akan terselesaikan. Seperti Ruas jalan Jepon-Bogorejo perbatasan Tuban, Ruas Jalan Tunjungan – Nglangitan – Keser, Ruas Jalan Japah-Tunjungan, dan Ruas Jalan Cabak – Bleboh.

Bupati Blora berharap kedepannya ruas jalan seperti Doplang arah Bangkleyan dan juga Kunduran arah Doplang agar dapat tertangani.

“Meski demikian untuk ruas-ruas jalan yang belum tertangani, nantinya akan dilakukan pembangunan secara berkala,” ujar Bupati Blora.

Bupati Blora mengatakan termasuk infrastruktur pendidikan seperti gedung-gedung sekolah akan diusulkan untuk dibangun, kaitannya dengan irigasi, dalam rangka mendukung ketahanan pangan nantinya juga akan menjadi prioritas.

“Jadi kita tentunya berkomitmen untuk bagaimana nantinya daerah-daerah yang belum kita bangun, secara berkala nanti kita bangun. Tidak hanya infrastruktur jalan saja, termasuk infrastruktur pendidikan seperti halnya gedung, bangunan SD dan sebagainya nanti silahkan, nanti secara bertahap juga akan kita kawal untuk bisa kita usulkan,” tandas Bupati Blora.

Kudnadi Saputro